Kupang,nwartapedia.com — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga bekerja sama dengan Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga RI menggelar Tes Kontrol Akhir Tahun bagi atlet-atlet binaan Sentra SPOBNAS Dispora NTT.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pola pembinaan berkelanjutan yang dilaksanakan sejak Januari hingga Desember 2025.
Kegiatan tes resmi dibuka hari ini oleh Plt. Kepala Dispora NTT melalui Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Dr Frans Sales.,S.Pd,MM.
Hadir dalam kegiatan tersebut tim dari Kemenpora RI yang dipimpin oleh Mantan ASDP Drs. Thobias Tubulau, mantan Asdep sekaligus pejabat senior Kemenpora RI, didampingi oleh Yonas Bain, M.Pd, serta tim pendukung lainnya. Turut hadir pula Dr. Joni Lumba, M.Pd, bersama para pelatih Sentra SPOBNAS NTT.
Sementara itu, Dudi Y. Baranuri bertindak sebagai koordinator tes, bersama jajaran ASN Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora NTT.
Berlangsung Tiga Hari
Tes kontrol akhir tahun ini akan berlangsung selama tiga hari, yaitu pada 9, 10, dan 11 Desember, bertempat di GOR Futsal Oepoi Kupang. Selain untuk Sentra SPOBNAS,
Dispora NTT juga akan melakukan tes akhir tahun bagi atlet di Sentra PPLD dan PPLMD, sebagai bagian dari program pembinaan olahraga daerah.
Parameter Evaluasi Menyeluruh
Tes ini merupakan instrumen evaluasi penting untuk memotret progres pembinaan atlet selama satu tahun. Penilaian mencakup hasil tes berkala, data capaian latihan, prestasi atlet dalam berbagai event, perilaku dan kedisiplinan serta aspek pendukung performa lainnya
Seluruh data tersebut kemudian akan dianalisis oleh tim pengelola dan pelatih dari tiga sentra (SPOBNAS, PPLD, PPLMD).
Dari hasil evaluasi, tim akan merekomendasikan apakah seorang atlet dipertahankan dalam program pembinaan tahun 2026 atau dikembalikan ke daerah asal.
Evaluasi tidak hanya dilakukan untuk atlet, tetapi juga berlaku bagi pelatih dan pengelola di ketiga sentra tersebut.
Hal ini dianggap penting karena ketiganya saling berkaitan dalam mewujudkan peningkatan prestasi olahraga yang optimal.
Harapan untuk Dukungan Semua Pihak
Frans Sales menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, Kemenpora RI, pelatih, pengelola, serta seluruh pemangku kepentingan sangat dibutuhkan demi memperkuat pola pembinaan olahraga di tiga sentra utama: SPOBNAS, PPLD, dan PPLMD.
“Kami sangat berharap dukungan dari semua pihak untuk terus memperkuat pola pembinaan yang ada, demi melahirkan atlet-atlet berprestasi dan membanggakan NTT di tingkat nasional maupun internasional,” demikian disampaikan pihak Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora NTT. (MI)
