Kupang, nwartapedia.com – Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VII Nusa Tenggara Timur (NTT) resmi dibuka di Stadion Oepoi Kupang, Selasa (9/9/2025). Pembukaan ditandai dengan penekanan tombol sirine dan pelepasan balon oleh Gubernur NTT, Melkiades Laka Lena.
Acara ini turut dihadiri sejumlah kepala daerah, wakil bupati, jajaran KONI, Kepqla BPJS Cabang Kupang serta ribuan pelajar dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Gubernur Melkiades menegaskan bahwa olahraga bukan hanya ajang meraih prestasi, tetapi juga menjadi sarana mempersatukan bangsa.
“Olahraga mengajarkan disiplin, kerja keras, sportivitas, dan solidaritas. Nilai-nilai ini adalah kunci membangun karakter bangsa yang sehat, kuat, dan berdaya saing,” ujarnya.
Ia juga menyinggung capaian gemilang kontingen NTT pada PON 2024 di Aceh dan Sumatera Utara yang berhasil meraih 7 medali emas. Menurutnya, prestasi tersebut tidak lahir secara tiba-tiba, tetapi melalui pembinaan berjenjang yang salah satunya dimulai dari ajang POPDA.
“Lewat POPDA kita menemukan bibit unggul untuk disiapkan menuju ajang nasional bahkan internasional. Saya mengajak seluruh pelatih, wasit, dan atlet agar menjunjung tinggi persahabatan dan persaudaraan di atas segalanya,” kata Gubernur.
Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga NTT, Alfons Theodorus, selaku Ketua Panitia, melaporkan POPDA VII tahun ini diikuti 1.440 peserta yang terdiri dari 1.086 atlet, 229 pelatih, dan 125 official dari 19 kabupaten/kota se-NTT (minus Manggarai, Manggarai Timur, dan Sumba Tengah).
Terdapat 7 cabang olahraga yang dipertandingkan, yaitu pencak silat, tinju, taekwondo, karate, wushu, atletik, dan kempo dengan total 152 nomor pertandingan.
Ajang ini berlangsung pada 9–13 September 2025 di Kawasan Sport Center Kupang dan beberapa GOR di Kota Kupang.
Alfons menambahkan bahwa POPDA kali ini juga menjadi bagian dari persiapan jangka panjang NTT sebagai tuan rumah Popnas 2027.
“Kami berharap event ini menjadi wahana pembinaan atlet pelajar NTT sekaligus memperkokoh persatuan lewat olahraga,” ucapnya.
Mengusung tema “Olahraga Satukan Kita”, peringatan Haornas ke-42 tahun 2025 menjadi momentum untuk menjadikan olahraga sebagai gaya hidup masyarakat Indonesia.
Presiden RI Prabowo Subianto melalui kebijakan Asta Cita menekankan pentingnya membangun manusia Indonesia yang unggul, sehat, kuat, dan berkarakter.
Acara pembukaan ditutup dengan lounching Sentra pembinaan berbakat Nusa Tenggara Timur (NTT dan pemberian kartu peserta BPJS kepada atlet oleh yang dipimpin Gubernur Melkiades Laka Lena.
Ribuan peserta tampak antusias menyambut ajang dua tahunan ini dengan semangat persaudaraan dan sportivitas. (MI)
