Kupang, mwartapedia.com — Hari ini tanggal 29 Juni diperingati sebagai Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) dimana hari ini merupakan hari yang telah dikhususkan buat keluarga Indonesia untuk meluangkan waktu bersama keluarga tercinta.
HARGANAS juga mendapat perhatian dari seorang Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dari Partai Solidatitas Indonesia (PSI), dr. Christian Widodo.
Kepada media ini, Senin (29/06), dr. Christian mengatakan bahwa Pembangunan Keluarga menjadi hal yang paling penting bagi Kemajuan bangsa.
“Dalam lingkungan Keluarga, anak akan mempelajari berbagai hal seperti karakter, Disiplin, nilai nilai kebenaran, toleransi, gotong royong dan sebagainya yang akan dijadikan bekal untuk masa depannya kelak dan anak-anak inilah yang nantinya akan menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas,”ungkapnya
Untuk mewujudkannya, lanjut dr. Christian bahwa orang tua perlu membangun pola asuh yang tepat untuk membentuk karakter yang berkualitas di kemudian hari.
“Keluaraga yang sehat, bahagia dan sejahtera adalah cerminan dari suatu bangsa yang maju, oleh karenanya membangun ketahanan keluarga adalah hal yang sangat penting,”lanjutnya.
dr. Christian menambahkan, selain Untuk mewujudkan generasi penerus bangsa yang berkualitas, pencegahan stunting menjadi sangat penting.
“Penanganan stunting harus dilakukan dari hulu sampai hilir, bukan saja saat bayi lahir tapi sejak calon orang tua akan menikah, mereka harus dibekali dengan pengetahuan bagaimana mencegah stunting, peran ayah juga penting, di samping itu pemerintah harus memiliki inovasi dan terobosan-terobosan baru dengan pendekatan sosial budaya msayarakat kita,”tambahnya.
dr. Christian juga berharap agar alam rangka peringatan HARGANAS di masa pandemi Covid-19 dan dengan masalah masalah yang dihadapi bangsa kita saat ini keluarga harus berperan aktif dalam menjaga sikap dan pola hidup yang sehat.
“Harapan saya yang paling relevan dengan situasi bangsa saat ini adalah semua keluarga Indonesia terkhusus keluarga- keluarga di NTT agar lebih mengajarkan perilaku hidup bersih dan sehat kepada anggota keluarga, nilai-nilai berbagi kepada sesama dan rasa toleransi antar umat beragama yang tinggi,” pungkas dr. Christian Widodo. (ML/IB)

