Kupang,nwartapedia.com – Sejumlah atlet criket dari Sekolah Keolahragaan (SKO) Kupang mulai terlibat langsung dalam pekerjaan pembuatan pembatas net criket di gelanggang latihan GOR Oepoi, Kupang.
Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) yang akan datang, sekaligus sebagai bentuk keterlibatan aktif atlet dalam membangun sarana latihan yang mereka gunakan sendiri.
Ketua Umum Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Dr. Ince Sayuna, menyatakan apresiasinya atas semangat dan partisipasi para atlet muda tersebut.
“Ini menjadi bukti bahwa atlet-atlet kita bukan hanya siap secara fisik untuk bertanding, tetapi juga memiliki semangat gotong-royong dan rasa memiliki terhadap fasilitas yang akan mereka gunakan. Mereka tidak hanya berlatih, tetapi turut membangun,” ujar Dr. Sayuna saat meninjau langsung proses pemasangan pembatas net di area latihan, Kamis (18/7).
Menurutnya, pembangunan pembatas net ini sangat penting untuk menunjang kualitas latihan dan keselamatan para pemain. Pembatas dengan ukuran sekitar 5 meter x 25 meter ini dipasang di sisi lapangan yang akan menjadi area pukul (batting) dan tangkapan (fielding), agar bola tidak menyebar ke luar arena latihan.
“Kami mengharapkan bahwa fasilitas ini segera rampung dalam waktu dekat, sehingga bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh para atlet, khususnya mereka yang akan mewakili NTT di PON,” tambahnya.
Ia juga menekankan bahwa ke depan, PCI NTT akan terus mendorong pembangunan fasilitas olahraga cricket di berbagai kabupaten/kota di NTT sebagai bagian dari strategi pembinaan jangka panjang.
Pekerjaan itu diawasi langsung salah seorang coach Criket Erick Laylena serta sejumlah pengurus lain.(goe)

