Kupang, nwartapedia.com — Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan Ikatan Keluarga Besar Riung (IKBR) Kupang melalui aksi berbagi kasih yang menyasar dua lembaga pengasuhan anak di Kota dan Kabupaten Kupang, Selasa (24/3).
Kegiatan ini menjadi bagian dari refleksi nilai-nilai kemanusiaan dalam menyambut momentum Idul Fitri dan Paskah 2026, dengan menghadirkan bantuan nyata bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian.
Rombongan IKBR dibagi menjadi dua kelompok. Tim pertama mengunjungi Panti Asuhan St. Louis De Monfort di Kelurahan Sikumana. Di tempat ini, puluhan anak dari berbagai wilayah di Nusa Tenggara Timur dibina dan didampingi oleh para suster dari Kongregasi Putri Reinha Rosari (PRR), mulai dari tingkat pendidikan dasar hingga perguruan tinggi.
Kehadiran tim IKBR disambut hangat oleh pimpinan panti, Suster Stanisia, PRR, bersama anak-anak asuh. Bantuan berupa sembako dan kebutuhan harian diserahkan sebagai bentuk dukungan terhadap keberlangsungan pengasuhan.
Perwakilan IKBR, Bruno Paskalis, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan ungkapan kasih sederhana dari keluarga besar Riung di Kupang. Ia berharap kehadiran mereka dapat memberi semangat bagi anak-anak panti.
Di sisi lain, tim kedua IKBR bergerak menuju Pondok Pesantren Hidayatullah di Batakte, Kabupaten Kupang. Lembaga pendidikan ini menampung sekitar 100 santri yang sebagian besar berasal dari keluarga kurang mampu dan berbagai daerah di NTT.
Kedatangan rombongan disambut oleh Nurdin Potok, yang juga memiliki ikatan emosional sebagai bagian dari keluarga Riung.
Ia menilai kunjungan tersebut tidak hanya membawa bantuan, tetapi juga menghadirkan dukungan moral bagi para pengasuh dan santri.
Dalam kesempatan itu, IKBR menyerahkan bantuan kebutuhan pokok untuk mendukung aktivitas para santri. Selain itu, pertemuan berlangsung hangat sebagai ajang silaturahmi antar sesama warga Riung.
Ketua IKBR Kupang, Dr. Silvester Tena, menegaskan bahwa aksi sosial ini merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam membangun solidaritas dan kepedulian sosial.
Menurutnya, sekecil apa pun kontribusi yang diberikan akan membawa arti besar bagi mereka yang membutuhkan.
Ia juga mengajak seluruh anggota IKBR untuk terus memupuk semangat berbagi dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini turut melibatkan para pembina dan anggota IKBR serta mendapat dukungan dari Koperasi Sa’Nai sebagai bagian dari kontribusi internal organisasi.
Melalui aksi ini, IKBR Kupang berharap nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong terus tumbuh, sekaligus menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk saling membantu tanpa memandang latar belakang. (IL)
