Kupang,nwartapedia.com — Koordinator Pengawas pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Johni Eduar Rihi, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga dan melindungi anak sebagai tanggung jawab bersama.
Ajakan tersebut diperkuat oleh kepolisian yang mendorong peran aktif warga dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif.
Seruan itu disampaikan dalam kegiatan mediasi yang berlangsung di SDN Oehendak Maulafa, Jumat (13/2/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Johni menegaskan pentingnya kolaborasi antara orang tua, sekolah, dan masyarakat dalam mendukung tumbuh kembang peserta didik.
“Mari jaga anak, katong pung anak. Mereka tanggung jawab bersama, bukan hanya keluarga atau sekolah,” ujarnya.
Menurutnya, sekolah harus menjadi ruang aman yang menjunjung tinggi nilai edukatif dan penyelesaian persoalan secara bermartabat.
Ia menekankan bahwa setiap persoalan yang melibatkan anak sebaiknya diselesaikan dengan pendekatan pembinaan, bukan dengan cara yang dapat berdampak pada kondisi psikologis maupun masa depan anak.
Johni juga mengimbau warga di Kota Kupang agar tidak ragu melaporkan setiap persoalan yang melibatkan anak kepada pihak sekolah maupun pemerintah setempat.
Dengan pelaporan yang cepat dan terbuka, penanganan dapat dilakukan secara tepat dan terukur.
Sementara itu, Kapolsek Maulafa, AKP Feri Alamsyah, menyampaikan apresiasi atas peran masyarakat yang turut membantu proses mediasi sehingga situasi tetap kondusif.
Ia menegaskan bahwa kepolisian siap mendukung terciptanya keamanan di lingkungan sekolah.
“Kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama meminimalisir potensi tindak kriminal di lingkungan masing-masing serta mengedepankan komunikasi dalam menyelesaikan persoalan,” ujarnya.
Menurutnya, sinergi antara sekolah, orang tua, dan aparat keamanan menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman, sekaligus melindungi masa depan generasi muda di Kota Kupang. (MI)
