Kupang,,nwartapedia.com — Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menegaskan bahwa penyaluran bantuan beras cadangan pangan pemerintah (CPP) bagi warga kurang mampu bukan sekadar distribusi bahan pokok, tetapi sebuah simbol nyata kepedulian dan kehadiran negara bagi rakyatnya.
Hal itu disampaikannya saat memberikan sambutan dalam acara penyerahan bantuan beras secara simbolis di Kantor PMPTSP, Selasa (15/7/2025).
“Penyaluran Bantuan Beras ini sebagai bukti bahwa negara punya hati untuk warganya, baik dari pemerintah pusat, provinsi, maupun kota. Kami sudah berjanji, lima tahun ke depan Pemerintah Kota Kupang tidak lagi hanya memerintah, tetapi melayani. Pemerintah yang melayani bukan hanya slogan, tetapi harus hidup dan bernyawa dalam tindakan nyata sehari-hari,” tegasnya.
Dalam sambutannya, dr. Christian juga menyampaikan bahwa bantuan ini mengandung tiga makna penting: pertama, negara tidak ingin ada warga yang kelaparan; kedua, negara tidak ingin ada anak-anak tidur dengan perut lapar; dan ketiga, negara hadir menemani keluarga-keluarga dalam masa-masa sulit mereka.
“Ini bukan sekadar membeli dan membagi beras, tetapi ada simbol bahwa negara hadir untuk memastikan warganya tidak ditinggalkan. Kita ingin kota ini menjadi rumah yang nyaman untuk ditinggali dan cerita yang membanggakan untuk disampaikan,” imbuhnya.
Wali Kota juga mengapresiasi semua pihak yang telah mendukung program ini, termasuk Bulog, Dinas Sosial, Dinas Ketahanan Pangan, para lurah, ketua LPM, LKK, tokoh masyarakat, hingga para penerima bantuan.
Ia mengajak semua elemen untuk terus bergandengan tangan dan bekerja sama, karena tantangan yang dihadapi pemerintah tidak ringan.
Wali Kota juga menyinggung bahwa di tengah keterbatasan anggaran akibat efisiensi dan pemotongan dari pusat, Pemerintah Kota Kupang tetap berupaya menjaga prioritas terhadap program yang langsung menyentuh masyarakat.
Bahkan, ia menyebut dirinya bersama Wakil Wali Kota memilih untuk tidak membeli mobil dinas baru, demi memastikan anggaran tetap digunakan untuk kebutuhan yang lebih penting bagi rakyat.
“Orang bilang, kalau kita sendirian, kita hanya setetes air. Tapi kalau kita bersama-sama, kita jadi satu samudra luas. Kita harus selalu berjalan bersama, menghormati yang lebih tua, rukun di tempat ibadah, dan menjaga kota ini sebagai rumah yang nyaman dan membanggakan,” ucapnya disambut tepuk tangan hadirin.
Bantuan beras CPP untuk warga kurang mampu di Kota Kupang tahun ini menyasar 22.773 keluarga penerima manfaat, dan akan disalurkan secara bertahap hingga 30 Juli 2025.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya meringankan beban ekonomi warga, tetapi juga memperkuat solidaritas dan semangat gotong royong dalam membangun Kota Kupang yang lebih baik. (MI)

