
Kupang,nwartapedia.com – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Kupang fasilitasi pertemuan triwulan mitra dan rapat koordinasi kelompok kerja (Pokja)perubahan iklim yang diadakan oleh Catholic Relief Service (CRS) sebagi mitra pemerintah yang bertempat di Hotel Amaris Kota Kupang pada Rabu (02/10/2024).
Rapat tersebut dibuka oleh Kepala Bappeda Kota Kupang, Djidja Kadiwanu dan dihadiri oleh Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan Balitbangda Kota Kupang, Rammy Bili Lalo, Plt. Kadis Lingkungan hidup Kota Kupang, Adi Moge dan Sekretaris Kominfo Kota Kupang, Yosep L. Kale.
Dalam sambutan sekaligus membuka kegiatan tersebut, Kepala Bappeda Kota kupang, Djidja Kadiwanu mengatakan bahwa Pemerintah Kota Kupang memberikan perhatian yang serius terhadap isu nasional tentang perubahan iklim.
“Pada tahun 2024 ini pemerintah telah menetapkan beberapa prioritas pembangunan yang dikhususkan pada peningkatan kualitas lingkungan hidup sebagai pintu masuk menumbuhkan perubahan iklim di Kota kupang,”ungkapnya.
Djidja Kadiwanu menambahkan, kegiatan Rakor ini merupakan Bappeda Kota Kupang memberikan fasilitasi untuk pertemuan triwulan mitra dan rapat koordinasi kelompok kerja perubahan iklim di Kota Kupang
“Dan pada hari ini kita akan melihat kembali keanggotaan tim Pokja supaya kita memastikan betul siapa melaksanakan apa dan kita juga bisa melihat kembali apa-apa yang kita sudah kerjakan dan dan bagaimana pekerjaan tersebut kita laksanakan,”tambahnya.
Menurutnya dengan menggandeng beberapa unsur seperti OPD, NGO, dan Dunia Usaha, sebagai kebutuhan untuk menjalankan pemerintahan menjadi lebih baik kedepan.
“Ini sangat penting, oleh karena itu kami tentu saya sangat berharap kita semua harus berdiskusi secara intens dan memberikan pikiran yang konstruktif dalam rangka untuk penyempurnaan kerja-kerja pokja,”harapnya.
Program Manager CAPAcities Catholic Relief Service (CRS) Indonesia, Upi Gufiroh kepada media ini mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan triwulan Pokja iklim yang komponennya adalah pemerintah, sektor swasta, NGO lokal dan kaum disabilitas.
“Kami pertiga bulan itu melakukan evaluasi program CAPAcities CRS yang ada di Kota Kupang ini sudah berjalan dengan baik atau belum dan apa yang sudah dilakukan dan belum dilakukan sehingga kami membutuhkan masukan dari Pemda,”ujarnya.
Masih menurut Upi Gufiroh, Pokja iklim uga butuh rencana kerja sehingga pihaknya sedang menyusun rencana kerja.
“Rencana kerja ini disusun untuk satu tahun kedepan dan kami sebagai Pokja iklim perlu rencana kerja sehingga kita susun bersama,”ungkapnya. (MI)
