Kupang,nwartapedia.com — Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Franscies, menyatakan dukungan penuh Pemerintah Kota Kupang terhadap inisiatif Universitas Citra Bangsa (UCB) dalam membentuk Promotor Kesehatan Cilik di seluruh SD se-Kota Kupang.
Pernyataan ini disampaikan dalam audiensi resmi bersama pihak UCB yang berlangsung di Aula Garuda Kantor Wali Kota Kupang, Rabu (21/05/2025).
“Kami Pemerintah Kota Kupang menyambut baik apa yang telah disampaikan. Ini seperti gayung bersambut, dan kami akan mendukung serta berkolaborasi menyukseskan kegiatan ini,” ujar Serena dalam sambutannya.
Program ini merupakan gagasan Lembaga Penelitian, Pengembangan, dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) UCB. Kepala LP3M, Vinsensius Belawa Lemaking, SKM., M.Kes, menjelaskan bahwa pendekatan program dilakukan dengan cara sederhana namun berdampak besar.
“Data menunjukkan banyak kasus kematian di usia muda disebabkan pola hidup tidak sehat sejak dini. Oleh karena itu, kita harus intervensi sejak masa kanak-kanak dengan kebiasaan sederhana seperti jajan sehat, cuci tangan, dan membuang sampah pada tempatnya,” jelas Lemaking.
Sebanyak 1.000 mahasiswa UCB bersama anggota Pergerakan Anggota Muda Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat NTT akan diterjunkan ke seluruh SD di Kota Kupang untuk menjangkau 23.850 siswa.
“Anak-anak ini akan dilatih menjadi promotor kesehatan di sekolah dan di rumah masing-masing,” tambah Lefinus Yunior Nenomel, Koordinator Aksi dari UCB.
Ketua Program Studi Ners UCB, Ns. Yohanes Dion, S.Kep., M.Kes, menegaskan pentingnya pembelajaran kontekstual di luar kampus.
“Ilmu akan mati jika hanya berada di ruang kelas. Mahasiswa kami siap turun ke lapangan untuk mengedukasi anak-anak tidak hanya tentang kesehatan jasmani, tetapi juga kesehatan rohani dan isu-isu seperti perundungan,” katanya.
Dalam diskusi tersebut, Ketua PAMI NTT, Devisari Dedu Ngara, juga menyampaikan komitmen kolaboratif.
“Kami siap bergabung dan berkontribusi bersama teman-teman dari UCB demi membangun generasi yang sehat di masa depan,” ungkap Devi.
Kegiatan audiensi ini turut dihadiri oleh Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Kupang serta Sekretaris Satgas Penanganan Sampah Kota Kupang.
Dengan sinergi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat, program Promotor Kesehatan Cilik diharapkan menjadi gerakan nyata menuju Kota Kupang yang lebih sehat dan sadar pentingnya gaya hidup sehat sejak usia dini. ***

