Kupang,mwartapedia.com – Perwira AKP Fransiskus Erick Wisang anggota POLRI dalam jajaran Inspektorat Polda NTT salurkan Bantuan sembako bagi warga dan renovasi rumah janda miskin akibat badai Seroja beberapa hari yang lalu
Saat ditemui media mwartapedia.com pada lokasi kegiatan yang bertempat di RT.10, RW.04 Kelurahan Namosain Kecamatan Alak, Kota KUpang, Sabtu (10/04/2021).
AKP Erick Wisang didepan awak media mengatakan bahwa bantuan yang disalurkan adalah bantuan yang berasal dari pribadi dan keluarganya yang merasa terpanggil melihat penderitaan sesama yang terkena dampak badai Seroja dan samapai dengan saat ini belumada penanganan dari Pemerintah setempat.
“Untuk saat ini saya sudah salurkan bantuan di dua titik yaitu disekitar rumah saya dan di Namosain dan bantuan ini berasal dari saya secara pribadi dan beberapa teman, rumah saya juga terkena dampak Badai Seroja tetapi mengingat saudara kita umat muslim sebentar lagi akan melaksanakan ibadah puasa sehinga terpanggil untuk membatu walaupun tidak seberapa,”ungkapnya.
AKP Erick Wisang menambahkan ketika berinisiatif memberikan bantuan kepada warga, dirinya didukung oleh pihak keluarganya karena bagi mereka nin merupakan bagian dari kemanusiaan sehingga harus membantu sesama dalam kesulitan akibat badai Seroja.
Saya dan keluarga menolong ibu Anisa dan cucunya yang rumahnya rusak parah sejak bencana dan sampai hari ini mereka masih menginap dirmah saya sehingga saya dan istri berinisiatif ingin membangun kembali rumahnya, kita atapi rumahnya dan perbaki tembok rumah yna hangur, “tambahnya.
Sementara itu pada tempat yang sama Ketua RT. 10, RW. 04, Nurdin Leo mengucapkan terima kasih kepada Bapak Erick Wisang yang telah menbatu dengan memagikan sembako dan merenovasi rumah warganya yang rusak.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Erick yang telah memerikan bantuan dan meringan beban penderitaan warga saya. Dimana sampai dengan saat ini belum ada bantuan dari Pemerintah setempat, sebentar lagi kami akan menyambut bulan suci Ramadhan” ujarnya.
Sementara itu Ibu Saina Saidun Ali yang menjadi korban mengatakan bahwa dirinya sangat berterima kasih kepada Bapak Erick dan keluaganya yang sudah meringankan beban penderitaan dimana keseharian Ibu Anisa hanya seorang pedagang nasi kuning.
“Saat kejadian Pak Erick menelepon saya untuk menjemput kami kerumahnya dan sampai dengan saat ini kami masih tinggal dirumah Beliau,”Tuturnya.
Ibu Sania dan keluarganya merasa bersyukur atas bantuan yang diberikan karena sebentar lagi merrka akan merayakan bulan suvi Ramadhan.
“Saya bersyukur dan berterima kasih sekali kepada keluarga Pak Erick yang sangat dermawan yang telah membantu merenovasi rumah kami,”Pungkasnya.(IB/ML)


