Kupang, nwartapedia.com – Kelurahan Nunleu, Kota Kupang, mulai mendorong pembentukan bank sampah berbasis masyarakat sebagai upaya meningkatkan kesadaran warga dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Program tersebut akan dimulai dari lingkungan terkecil sebelum dikembangkan menjadi gerakan bersama di tingkat kelurahan.
Lurah Nunleu mengatakan, pembentukan bank sampah tidak langsung dilakukan dalam skala besar, tetapi dimulai dari masyarakat agar lebih mudah dijalankan dan mendapat dukungan warga.
“Kalau langsung membuat bank sampah kelurahan, cakupannya terlalu besar. Kita mulai dari bawah, dari masyarakat,” katanya.
Bank sampah yang sedang dipersiapkan berada di wilayah RT 1/RW 1 dan telah disosialisasikan kepada RT dan RW. Dalam waktu dekat, program tersebut ditargetkan mulai beroperasi.
Selain mendorong pengelolaan sampah dari masyarakat, Kelurahan Nunleu juga menilai edukasi kepada anak-anak penting dilakukan sejak dini untuk membangun kesadaran menjaga kebersihan lingkungan.
Menurutnya, edukasi dapat dilakukan melalui pendekatan sederhana dalam kehidupan sehari-hari sehingga anak-anak terbiasa menjaga kebersihan dan mengelola sampah dengan baik.
“Kalau orang dewasa kadang sudah sulit diubah. Karena itu, pendekatan kepada anak-anak harus dimulai sejak dini,” ujarnya. (MI)


