Kupang, nwartapedia.com – Sebanyak sembilan siswa Sekolah Dasar (SD) asal Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), akan mewakili daerahnya pada Olimpiade Aritmatika Tingkat Nasional 2026 yang digelar di Hotel Four Points Makassar pada 28 Juni 2026.
Kesembilan peserta merupakan siswa binaan UMC Kupang yang berhasil lolos seleksi dan akan bersaing bersama lebih dari 800 peserta dari berbagai provinsi di Indonesia.
Adapun sembilan peserta yang mewakili NTT yakni Ivone Debora Masae Patrocinio Sarmento (SD NTO National Plus Kupang), Made Airlangga Ariaputra (SD Dian Harapan Kupang), Krisna Lucky Jonathan Toy (SD Dian Harapan Kupang), Vania Arifin (SD NTO National Plus Kupang), Ayana Arifin (SD NTO National Plus Kupang), Edward S. Helmyanto Mahodim (SDK St. Yoseph Noelbaki Kupang), Made Harsa Pradhirsta (SD Negeri Naikoten 1 Kupang), Alica Nataniela Fema Zakarias (SD Negeri Oetona Kupang), serta Sona Wasalinda Molina (SD Lentera Harapan Kupang).
Guru pendamping yang mewakili pimpinan UMC Kupang, Yanti Jonatan, mengatakan seluruh peserta telah dipersiapkan secara maksimal untuk mengikuti kompetisi nasional tersebut.
“Peserta Olimpiade Aritmatika Nasional tahun ini sebanyak lebih dari 800 orang yang dikirim oleh UMC-UCMAS Indonesia dari seluruh Indonesia, termasuk Kupang. Kali ini kami mengirim sembilan peserta,” ujar Yanti.
Menurutnya, peserta yang meraih hasil terbaik di tingkat nasional akan memperoleh kesempatan mengikuti Olimpiade Aritmatika tingkat internasional. Karena itu, kesiapan mental maupun kemampuan akademik menjadi fokus utama pembinaan.
“Akan ada lomba internasional setelah kompetisi nasional ini. UMC Kupang berharap anak-anak NTT mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional sebagai bagian dari upaya melatih mental dan menggali potensi mereka,” katanya.
Yanti menjelaskan, Olimpiade Aritmatika Nasional merupakan agenda tahunan UCMAS Indonesia. Menariknya, pada tahun 2027 mendatang, UMC Kupang direncanakan menjadi tuan rumah penyelenggaraan kompetisi tingkat nasional tersebut.
“Menjadi tuan rumah diharapkan dapat membuka kesempatan lebih luas bagi anak-anak NTT untuk mengikuti kompetisi nasional dan meraih prestasi bersama UMC Kupang,” tambahnya.
Dalam mengikuti kompetisi di Makassar, para peserta akan didampingi dua guru, yakni Yanti Jonatan dan Cornelia Darius.
Sebelumnya, UMC Kupang juga rutin bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dalam menggelar Lomba Berhitung Cepat. Selama dua tahun terakhir, UMC Kupang secara mandiri menyelenggarakan Lomba Sempoa Aritmatika dan Tes IGE UMC Kupang (LASIGE) 2026 yang terakhir digelar di Harper Hotel Kupang pada 17 Mei 2026 dengan melibatkan 375 peserta dari berbagai sekolah di Kota Kupang.
“Kami melihat anak-anak kita memiliki potensi besar asalkan diberikan ruang untuk dilatih dan dipersiapkan secara baik,” jelas Yanti.
Sementara itu, salah seorang orang tua peserta, Ipi Masae, mengaku bangga atas prestasi putrinya, Ivone Debora Masae Patrocinio Sarmento, yang berhasil lolos mewakili NTT di ajang nasional tersebut.
Ia juga mengapresiasi UMC Kupang yang telah membuka kesempatan bagi anak-anak untuk mengembangkan kemampuan dan berkompetisi secara sehat.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja sama yang baik antara siswa, guru, dan orang tua dalam mendukung proses pembelajaran. Ia berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan sebagai wadah bagi anak-anak Indonesia untuk mengembangkan bakat dan potensi yang dimiliki.
“Setiap anak memiliki potensi luar biasa. Jika berada di lingkungan yang tepat dan mendapat pendampingan yang baik, mereka akan mampu menunjukkan prestasi terbaiknya,” tutupnya. (***)
