Kupang, nwartapedia.com – Wali Kota Kupang, Christian Widodo memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-140 Kota Kupang dan HUT ke-30 sebagai daerah otonom yang berlangsung di Lapangan Kantor Wali Kota Kupang, Sabtu (25/4/2026).
Dalam sambutannya, Christian Widodo engajak seluruh masyarakat untuk mensyukuri perjalanan panjang Kota Kupang yang telah mencapai usia 140 tahun.
Ia menegaskan bahwa usia tersebut bukanlah perjalanan singkat, melainkan penuh dengan tantangan, pengorbanan, serta kerja keras seluruh elemen masyarakat.
“Sudah sepantasnya kita panjatkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat-Nya kita bisa hadir bersama merayakan hari bersejarah ini. 140 tahun adalah perjalanan panjang yang penuh cerita, tantangan, dan harapan,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa otonomi daerah yang telah berjalan selama 30 tahun harus dimaknai bukan sekadar kewenangan, tetapi sebagai upaya menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat.
“Memerintah itu adalah melayani. Otonomi daerah harus menjadi jalan untuk menghadirkan keadilan dan kesejahteraan bagi masyarakat,” tegasnya.
Pada momentum peringatan tahun ini, Pemerintah Kota Kupang juga mencatat sejarah baru dengan akan digelarnya karnaval budaya untuk pertama kalinya.
Kegiatan tersebut diharapkan menjadi agenda tahunan yang mampu mengangkat identitas budaya sekaligus mendorong pariwisata daerah.
Selain itu, Wali Kota juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan, di antaranya pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5,7 persen, peningkatan layanan publik, perbaikan infrastruktur jalan, serta kemajuan di sektor kebersihan dan sanitasi.
Ia turut mengungkapkan bahwa Kota Kupang baru saja meraih penghargaan nasional di bidang Strategic Leadership yang dinilai oleh Kementerian Dalam Negeri, Ombudsman Republik Indonesia, dan Metro TV. Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan indikator objektif seperti tingkat kemiskinan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan tingkat pengangguran terbuka.
“Ini bukan karena hebat saya, tetapi karena doa dan dukungan seluruh masyarakat Kota Kupang. Terima kasih atas kerja keras dan kebersamaan kita semua,” ungkapnya.
Mengakhiri sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersatu dan membangun Kota Kupang dengan semangat kebersamaan demi masa depan yang lebih baik.
“Kalau kita berjalan sendiri, kita hanya setetes air. Tapi jika bersama, kita menjadi lautan. Mari kita bangun kota ini dengan cinta, persaudaraan, dan semangat untuk masa depan anak-anak kita,” tutupnya.
Dirgahayu ke-140 Kota Kupang, semoga terus maju dan menjadi kota yang inklusif, bersih, dan sejahtera bagi seluruh warganya. (MI)
