Kupang, nwartapedia.com , — Kabar duka kembali menyelimuti umat Katolik di wilayah Keuskupan Agung Kupang. Imam muda yang juga menjabat sebagai Prefek Umum SMA Seminari Menengah Santo Rafael Oepoi Kupang, RD Aldy Wungo, meninggal dunia setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Sint Carolus Borromeus, Jakarta, Jumat (13/3/2026) malam.
Berdasarkan informasi dari pihak Keuskupan Agung Kupang, almarhum mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 21.00 WIB setelah beberapa hari dirawat akibat sakit yang dideritanya.
Kepergian RD Aldy Wungo membawa duka mendalam bagi keluarga, para imam, seminaris, serta umat Katolik di Keuskupan Agung Kupang, khususnya komunitas besar Seminari Menengah Santo Rafael Oepoi Kupang tempat almarhum mengabdikan diri sebagai pembina para calon imam.
Pihak Keuskupan juga menyampaikan bahwa proses pemulangan jenazah dari Jakarta ke Kupang mengalami penyesuaian jadwal.
Pengurusan dokumen karantina serta izin pengangkutan jenazah tidak dapat diselesaikan pada Jumat malam maupun Sabtu oleh pihak bandara, sehingga jenazah baru dijadwalkan diberangkatkan pada Minggu (15/3/2026) dini hari pukul 02.00 WIB menggunakan penerbangan Batik Air.
Jenazah diperkirakan tiba di Bandara El Tari Kupang sekitar pukul 06.00 WITA dan selanjutnya akan disemayamkan di Kapela Seminari Menengah Santo Rafael Oepoi Kupang.
Sebagai bentuk penghormatan terakhir, Misa Requiem akan dilaksanakan pada Sabtu (14/3/2026) pukul 17.00 WITA di Kapela Seminari Menengah Santo Rafael Oepoi Kupang. Para imam yang hadir diminta mengenakan kasula ungu sebagai tanda liturgi masa perkabungan.
Keuskupan Agung Kupang menyatakan bahwa informasi mengenai jadwal pemakaman dan rangkaian penghormatan terakhir bagi almarhum akan diumumkan lebih lanjut.
Semasa hidupnya, RD Aldy Wungo dikenal sebagai imam yang penuh dedikasi dalam mendampingi para seminaris. Pelayanannya dalam pembinaan calon imam membuatnya dikenal dekat dengan para siswa maupun sesama imam.
Kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi Gereja Katolik di Nusa Tenggara Timur, khususnya bagi keluarga besar Seminari Menengah Santo Rafael Oepoi Kupang. Umat diajak untuk mendoakan almarhum agar memperoleh kedamaian abadi di sisi Tuhan.
Requiescat in Pace. (goe)
