Kupang, nwartapedia.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mendukung pelaksanaan Expo REI NTT 2026 yang digelar oleh Dewan Pengurus Daerah Real Estate Indonesia (REI) NTT.
Kegiatan tersebut resmi dibuka oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) NTT, Alexander Koro, yang mewakili Gubernur NTT, Sabtu (14/3), di Ramayana Mall Kupang.
Dalam sambutannya, Alexander Koro menyampaikan bahwa pameran perumahan dengan tema “Layanan Rumah Masa Depan, Ingat Rumah Ingat REI” ini diharapkan menjadi ajang promosi sekaligus ruang kolaborasi antara pengembang, lembaga pembiayaan, dan masyarakat yang membutuhkan hunian layak.
“Atas nama Pemerintah Provinsi dan masyarakat NTT, kami menyampaikan apresiasi kepada DPD REI NTT atas pelaksanaan pameran ini. Kegiatan ini bukan hanya promosi perumahan, tetapi juga menjadi wadah mempertemukan pengembang, perbankan, dan masyarakat yang membutuhkan rumah layak,” ujar Alexander.
Ia menegaskan, rumah layak huni merupakan kebutuhan dasar masyarakat sekaligus tempat bertumbuhnya keluarga yang sehat dan sejahtera.
Karena itu, pemerintah terus berupaya menghadirkan berbagai program untuk membantu masyarakat memiliki rumah, termasuk program bedah rumah bagi warga berpenghasilan rendah.
Sementara itu, Ketua DPD REI NTT, Charles Santosa, mengatakan sektor perumahan memiliki peran besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurutnya, pembangunan perumahan tidak hanya menyediakan hunian, tetapi juga menciptakan lapangan kerja serta menggerakkan berbagai sektor usaha lainnya.
“Kehadiran REI selama ini menjadi salah satu lokomotif ekonomi daerah. Pembangunan perumahan membuka peluang kerja bagi masyarakat serta mendorong tumbuhnya berbagai aktivitas ekonomi baru,” katanya.
Ia juga berharap dukungan pemerintah daerah terus ditingkatkan, termasuk melalui kebijakan yang mempermudah masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki rumah.
Ketua Panitia Expo REI NTT 2026, Alfred Bessy, menjelaskan pameran ini berlangsung selama 14 hari, mulai 14 hingga 28 Maret 2026 di Ramayana Mall Kupang.
“Pameran ini bertujuan mempermudah masyarakat mendapatkan hunian yang layak dengan berbagai promo menarik, sekaligus menjadi wadah kolaborasi antara developer, perbankan, dan pemangku kepentingan,” ujarnya.
Ia menambahkan, Expo REI NTT tahun ini menargetkan potensi transaksi hingga Rp25 miliar dengan menghadirkan berbagai pengembang perumahan serta dukungan lembaga perbankan seperti BTN, Bank Mandiri, BRI, dan sejumlah mitra pembiayaan lainnya.
Melalui kegiatan ini diharapkan semakin banyak masyarakat NTT yang memiliki akses terhadap rumah layak huni sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. (MI)
