Kupang, nwartapedia.com – Pemerintah Kota Kupang melaksanakan Musrenbang Kecamatan yang dirangkaikan dengan Pra Musrenbang Tematik Stunting di Kantor Camat Maulafa.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam menyelaraskan perencanaan pembangunan agar lebih terarah, terukur, dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Musrenbang dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jeffry Edward Pelt, S.H., yang menekankan pentingnya disiplin waktu dan ketepatan prioritas dalam penyusunan program.
Ia mengingatkan agar usulan pembangunan difokuskan pada kebutuhan mendesak dan berdampak langsung, mengingat keterbatasan fiskal daerah.
Dalam forum tersebut disampaikan bahwa prevalensi stunting Kota Kupang tahun 2025 masih berada di angka 16,8 persen.
Karena itu, pembangunan sumber daya manusia menjadi perhatian utama selain pembangunan infrastruktur.
Pemerintah juga mengalokasikan Rp500 juta untuk setiap kelurahan sebagai upaya mempercepat pemerataan pembangunan.
Ke depan, skema alokasi akan mempertimbangkan luas wilayah, jumlah penduduk, dan tingkat kemiskinan agar distribusi anggaran lebih proporsional.
Pra Musrenbang Tematik Stunting yang digelar tahun ini merupakan yang pertama di Kota Kupang, sesuai arahan Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kemendagri.
Hasilnya akan menjadi bagian dari indikator penilaian kinerja kepala daerah oleh Kementerian Dalam Negeri.
Melalui forum ini, Pemerintah Kota Kupang menegaskan komitmennya untuk memperkuat kualitas perencanaan pembangunan dengan menempatkan peningkatan kualitas manusia sebagai prioritas utama. ***
