Kupang nwartapedia.com — Turnamen Piala Gubernur NTT resmi dibuka oleh Gubernur NTT, Melkiades Laka Lena dalam sebuah upacara meriah yang digelar pada Minggu (30/11/2025). malam.
Dalam sambutannya, Gubernur NTT menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh pengurus Asosiasi Futsal NTT yang telah bekerja keras mempersiapkan kegiatan olahraga bergengsi tersebut.
“Puji syukur kepada Tuhan karena malam ini kita bisa membuka turnamen futsal. Ini merupakan kerja keras dari seluruh pengurus futsal NTT,” ujar Gubernur dalam sambutannya.
Ia juga menitipkan pesan kepada seluruh atlet muda yang mengikuti turnamen tersebut agar menjunjung tinggi sportivitas, patriotisme, serta integritas selama bertanding.
“Olahraga itu tidak harus selalu menang. Tetapi kemenangan yang sejati adalah saat kita bisa menjaga kehormatan, menghormati lawan, menjaga persaudaraan sebagai sesama atlet,” ujarnya.
Gubernur menambahkan bahwa ia pernah bertemu dengan atlet-atlet NTT yang kini berkarier di Thailand, dan hal itu membuktikan kualitas talenta olahraga daerah.
Gubernur juga mengingatkan para atlet untuk menjaga pola makan dan kebiasaan sehari-hari sebagai bagian dari disiplin diri.
“Tadi pagi saya sampaikan, atlet itu jangan makan sembarangan. Badan harus dijaga, olahraga harus benar, makan juga harus benar. Mudah-mudahan tujuan kalian bisa tercapai,” tegasnya.
Di akhir sambutan, ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan tersebut.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Futsal NTT sekaligus Ketua Panitia, Jimy Sianto, dalam laporannya menyampaikan apresiasi mendalam kepada Gubernur NTT atas dukungan penuh terhadap penyelenggaraan turnamen yang membutuhkan biaya besar tersebut.
“Saya menyaksikan langsung bahwa kegiatan ini memerlukan biaya besar. Oleh karena itu, kami mengucapkan terima kasih kepada Gubernur NTT atas dukungannya. Dengan dukungan sebesar ini, kita berharap futsal NTT dapat meraih medali pada PON mendatang,” ungkap Jimy.
Ia juga mengungkapkan bahwa Gubernur NTT memberikan instruksi khusus agar dilakukan proses seleksi ketat untuk menjaring atlet-atlet terbaik yang akan mewakili NTT.
“Hari ini kita menyaksikan salah satu bentuk dukungan beliau, yaitu meminta dilakukan seleksi terbuka untuk mendapatkan pemain terbaik bagi NTT. Bahwa atlet NTT juga bisa, dan tidak ada KKN dalam proses ini. Semua dipilih langsung berdasarkan kemampuan,” tegasnya.
Jimy menambahkan bahwa turnamen yang diikuti oleh 31 tim yang terdiri dari 25 regu putra dan 6 regu putri ini menjadi bagian penting dalam persiapan menghadapi PON 2028, sekaligus wadah pembinaan generasi muda pecinta futsal di NTT.
“Atas nama masyarakat pecinta futsal, kami mengucapkan terima kasih kepada Gubernur NTT yang telah mendukung secara langsung. Ini adalah cara kita menyiapkan adik-adik futsal menuju PON 2028,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, ia memohon dukungan penuh dari masyarakat NTT agar kegiatan ini dapat berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi perkembangan olahraga daerah. (MI)
