Kupang,nwartapedia.com — Dinas Pertanian melalui Bidang Hortikultura kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan produktivitas petani lokal. Pada Kamis, 27 November 2025,
Dinas Pertanian menyerahkan bantuan benih hortikultura, obat-obatan tanaman, serta sarana produksi berupa keranjang panen dan terpal kepada 10 (sepuluh) kelompok tani. Kegiatan ini berlangsung di Puskeswan Kayu Putih dan dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pertanian, Bapak Matheus A. B. H. Da Costa, S.Sos., M.Si.
Dukung Produktivitas Petani Melalui DBHCHT 2025
Bantuan ini bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2025, yang dialokasikan untuk memperkuat sektor hortikultura di tingkat kelompok tani.
Program ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah untuk mendorong peningkatan ketersediaan benih unggul, perlindungan tanaman, dan efektivitas proses budidaya.
Dalam arahannya, Kepala Dinas Pertanian menyampaikan bahwa dukungan sarana produksi menjadi faktor penting untuk keberlanjutan usaha tani.
“Kami berharap bantuan ini mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen para petani. Pemerintah daerah berkomitmen untuk mendampingi petani mulai dari penyediaan benih hingga penguatan kapasitas kelompok tani,” ujar Bapak Matheus Da Costa.
Isi Bantuan yang Disalurkan
Adapun paket bantuan yang diterima masing-masing kelompok tani meliputi Benih hortikultura (sayuran dan tanaman bernilai ekonomi), Obat-obatan pertanian untuk pengendalian hama dan penyakit, Keranjang panen dan Terpal panen.
Sarana ini disiapkan untuk membantu petani dalam proses tanam, perawatan hingga panen agar hasil lebih optimal dan tahan terhadap risiko kerusakan.
Respons Positif Kelompok Tani
Perwakilan kelompok tani yang hadir menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah. Bantuan tersebut dinilai sangat tepat, terutama menjelang masa tanam hortikultura dan kebutuhan peningkatan efisiensi panen.
Komitmen Berkelanjutan
Dinas Pertanian menegaskan bahwa program dukungan seperti ini akan terus dilanjutkan sebagai bagian dari upaya peningkatan ketahanan pangan di daerah.
Selain bantuan fisik, pendampingan teknis melalui penyuluh pertanian juga akan diperkuat untuk memastikan pemanfaatan bantuan secara maksimal.
Kegiatan pembagian bantuan ini ditutup dengan penyerahan simbolis oleh Kepala Dinas Pertanian kepada perwakilan kelompok tani.
Dengan adanya dukungan dari DBHCHT 2025, diharapkan kelompok tani semakin produktif, mandiri, dan mampu membawa dampak positif bagi pengembangan hortikultura di wilayah tersebut. (MI/ADV)
