Kupang, nwartapedia.com — Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Pertanian Kota Kupang terus memperkuat komitmennya dalam mendukung program swasembada pangan daerah.
Kepala Dinas Pertanian Kota Kupang, Matheus A.B.H. Da Costa, S.Sos., M.Si., kepada media ini menyampaikan bahwa pada Senin (3 November 2025), pihaknya bersama sejumlah pemangku kepentingan melaksanakan panen jagung komposit varietas Lemuru di lahan Kelompok Tani Berkat, RT 025/RW 08, Kelurahan Fatukoa, Kecamatan Maulafa.
Panen 6 Ton Jagung Komposit Varietas Lemuru
Kegiatan panen dilakukan di lahan seluas 1 hektare, dengan hasil panen mencapai 6 ton jagung pipilan kering. Dari hasil tersebut, diperkirakan diperoleh 2 hingga 3 ton benih jagung berkualitas, yang nantinya akan digunakan untuk mendukung kebutuhan benih bagi petani di Kota Kupang.
Kegiatan panen ini dihadiri oleh berbagai unsur, antara lain
Asisten II Setda Kota Kupang, Kadis Pertanian Kota Kupang, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT, Kepala BPS Kota Kupang, Kapolsek Maulafa, Plt. Camat Maulafa, Lurah Fatukoa, serta para anggota Kelompok Tani Berkat Fatukoa.
Kadis Pertanian Kota Kupang, Matheus Da Costa, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemkot Kupang dalam mengembangkan pertanian berbasis benih unggul lokal, yang dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan produktivitas petani.
“Panen jagung komposit ini bukan hanya keberhasilan kelompok tani, tapi juga bukti nyata sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan kemandirian pangan. Hasil panen ini akan menjadi benih bagi petani lain, sehingga manfaatnya bisa berkelanjutan,” ujar Matheus Da Costa pada Rabu (5/11/2025).
Dukungan Infrastruktur dan Pendampingan Teknis
Dalam kesempatan yang sama, Kadis Pertanian juga menyoroti pentingnya pendampingan teknis dan pembangunan infrastruktur pertanian untuk memperkuat sektor ini di tingkat akar rumput.
Menurutnya, Dinas Pertanian Kota Kupang terus berupaya mendekatkan pelayanan kepada petani melalui penyediaan akses jalan tani, embung, dan sarana produksi pertanian lainnya.
“Kami terus hadir mendampingi petani mulai dari pengolahan lahan, penyiapan bibit, hingga proses panen. Pemerintah juga memastikan infrastruktur pertanian seperti jalan tani dan embung tersedia agar petani lebih mudah mengakses lahan,” jelasnya.
Ucapan Syukur dari Kelompok Tani Berkat
Ketua Kelompok Tani Berkat, Imanuel Adolis, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Dinas Pertanian Kota Kupang yang telah memberikan bimbingan dan dukungan penuh sejak tahap awal penanaman hingga panen tiba.
Dalam sambutannya, Imanuel menuturkan bahwa keberhasilan panen ini merupakan buah kerja keras bersama dan pendampingan dari para penyuluh pertanian.
“Kami sangat bersyukur, karena dari proses penanaman beberapa bulan lalu hingga hari ini kami boleh memanen jagung yang sehat dan melimpah. Terima kasih kepada Dinas Pertanian, khususnya bapak Kadis, yang selalu mendampingi kami dan telah memperhatikan kebutuhan kelompok tani di Fatukoa,” ungkapnya.
Imanuel juga menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah dalam pembangunan jalan tani dan embung di wilayah mereka, yang dinilainya sangat membantu kegiatan pertanian masyarakat setempat.
Ia berharap dukungan semacam ini terus dilanjutkan agar hasil pertanian di Fatukoa semakin meningkat dari tahun ke tahun.
Sinergi Pemerintah dan Petani Menuju Ketahanan Pangan
Kegiatan panen jagung komposit di Fatukoa menjadi momentum penting bagi Dinas Pertanian Kota Kupang untuk menunjukkan hasil nyata dari kerja kolaboratif antara pemerintah, penyuluh, dan petani.
Selain meningkatkan ketersediaan benih lokal, kegiatan ini juga memperkuat semangat petani dalam mendukung program swasembada pangan yang sedang digalakkan pemerintah pusat dan daerah.
“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilanjutkan di seluruh wilayah Kota Kupang, agar sektor pertanian semakin tangguh, produktif, dan mampu menopang kemandirian ekonomi masyarakat,” tutup Kadis Pertanian, Matheus A.B.H. Da Costa.
Dengan semangat gotong royong antara pemerintah dan petani, Dinas Pertanian Kota Kupang terus menapaki langkah nyata menuju pertanian mandiri, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi di Bumi Flobamora.
MI/ADV)
