Kupang,nwartapedia.com – Selama satu bulan penuh, empat mahasiswi dari Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA) Kupang menjalani program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Bello, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang. Kegiatan KKN ini berlangsung sejak 2 Juli hingga 5 Agustus 2025.
Keempat mahasiswi tersebut adalah Adriana Moza, Maria A.E.M. Werang, Viviyanti C. Neke, dan Yohana M.P. Mada. Selama KKN, mereka menggagas berbagai program inovatif yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat setempat, khususnya dalam bidang pertanian dan pelayanan sosial.
Inovasi dari Bahan Lokal
Salah satu program unggulan adalah sosialisasi pengolahan hasil pertanian, seperti pembuatan tepung pisang dan olahan cookies berbasis tepung pisang yang diperkenalkan di Posyandu Kelurahan Bello.
Kegiatan ini bertujuan memberdayakan ibu-ibu dan pelaku usaha rumah tangga untuk memanfaatkan potensi lokal secara ekonomis.
Tak hanya itu, mahasiswi juga memberikan edukasi mengenai produksi VCO (Virgin Coconut Oil) kepada para petani, sebagai alternatif pengolahan kelapa bernilai jual tinggi.
“Kami senang bisa berbagi ilmu praktis yang bisa diterapkan langsung oleh masyarakat. Apalagi bahan bakunya sangat melimpah di lingkungan mereka sendiri,” ujar Adriana Moza, salah satu peserta KKN, kepada wartawan, Sabtu (3/8).
Turun Langsung ke Masyarakat
Program KKN juga menyasar kegiatan sosial lain seperti membantu pelayanan kesehatan di berbagai posyandu serta terlibat dalam proses belajar-mengajar di PAUD Efata Bello.
Di sektor pertanian ramah lingkungan, mereka mengaplikasikan ECO enzyme kepada sejumlah petani sayur sebagai bentuk edukasi praktik pertanian berkelanjutan.
Selain itu, para mahasiswa juga aktif membantu pelayanan administrasi masyarakat di Kantor Lurah Bello, seperti pengurusan surat-menyurat dan kebersihan lingkungan sekitar kantor dan Terminal Bello.
Apresiasi Pemerintah Kelurahan
Lurah Bello, Robinson Lona, mengapresiasi kehadiran dan kontribusi keempat mahasiswa tersebut.
“Kami sangat berterima kasih atas dedikasi dan program-program positif yang mereka jalankan. Kehadiran mereka membawa dampak langsung yang dirasakan masyarakat, terutama dalam mengangkat potensi lokal dan meningkatkan layanan sosial,” ujarnya di ruang kerjanya, Senin (4/8).
Program KKN ini menjadi contoh sinergi nyata antara perguruan tinggi dan pemerintah kelurahan dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Inisiatif seperti ini diharapkan terus berlanjut untuk mendukung pembangunan berbasis partisipasi dan ilmu pengetahuan.(goe)
