Kupang,nwartapedia.com – Sebuah babak baru dalam pemberdayaan ekonomi rakyat resmi dimulai di Kota Kupang. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, meresmikan berdirinya Koperasi Merah Putih Oepura pada Selasa (27/5), sebuah inisiatif yang diyakini akan menjadi tonggak sejarah bagi penguatan ekonomi berbasis gotong royong dan digitalisasi usaha masyarakat.
Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI Prabowo Subianto yang menurutnya konsisten mendorong penguatan koperasi sebagai pilar ketahanan pangan dan kesejahteraan nasional.
“Koperasi adalah wujud nyata dari asas kekeluargaan sebagaimana tercantum dalam Pasal 33 UUD 1945. Ini bukan hanya sejalan dengan arah kebijakan nasional, tetapi juga merupakan bentuk nyata dari visi kita membangun Kupang yang mandiri dan sejahtera,” ujar dr. Christian.
Lebih dari sekadar seremoni, peresmian ini disebut Wali Kota sebagai langkah awal untuk membangun sistem ekonomi rakyat yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.
Ia menekankan bahwa koperasi adalah simbol kebersamaan, gotong royong, dan solidaritas sosial.
“Kalau kita mau berjalan cepat, kita bisa jalan sendiri. Tapi kalau mau berjalan jauh, kita harus berjalan bersama,” ucapnya penuh semangat.
Salah satu keunggulan Koperasi Merah Putih Oepura adalah kesiapannya memasuki era digital.
Dengan peluncuran sistem digital koperasi, warga diajak untuk menyesuaikan diri dengan perubahan zaman.
“Zaman sudah berubah. Dunia usaha sekarang harus berbasis teknologi. Kita tidak bisa lagi bertahan dengan cara lama. Yang bisa kita ubah adalah arah layar, bukan arah angin,” ujarnya, mengajak masyarakat untuk adaptif dan inovatif.
Ketua Koperasi Merah Putih Oepura, Dikson Haba, dalam laporannya menjelaskan bahwa koperasi ini terbentuk pada 19 Mei 2025 melalui Musyawarah Kelurahan Khusus.
Koperasi ini memiliki tujuh unit layanan utama yang menjawab kebutuhan ekonomi warga: unit simpan pinjam, gudang beku, gerai sembako, toko grosir dan eceran, klinik kesehatan/apotek, pengolahan sampah, serta sarana logistik masyarakat.
“Koperasi ini bukan milik pengurus, tapi milik seluruh masyarakat Kelurahan Oepura. Kami ingin koperasi ini menjadi rumah kedua bagi warga tempat tumbuhnya harapan dan kerja sama,” tegas Dikson.
Menutup acara, Wali Kota menyambut baik inisiatif koperasi yang turut membantu program pemerintah melalui unit pengolahan sampah dan menyerahkan 200 pohon Ketapang Kencana untuk penghijauan kota.
Ia menegaskan komitmen Pemkot Kupang untuk terus mendampingi koperasi agar dikelola secara jujur, transparan, dan penuh kasih.
“Koperasi Merah Putih ini adalah mesin kecil yang akan menggerakkan ekonomi rakyat. Mari kita jaga dan besarkan bersama, demi Kupang yang lebih kuat, adil, dan penuh harapan,” pungkas dr. Christian Widodo. (MI)

