
Jakarta,nwartapedia.com – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) terpilih, Emanuel Melkiades Laka Lena, bersama Wakil Gubernur terpilih, Johanis Asadoma, memimpin Rapat Koordinasi Teknis Pelantikan Serentak Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.
Rapat ini berlangsung di Ballroom Hotel Lume’os, Jakarta, dan dihadiri oleh para Bupati/Walikota terpilih beserta wakilnya serta pimpinan perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi NTT.
Turut hadir dalam rapat ini Sekretaris Daerah Provinsi NTT, Kosmas Lana, Wakil Ketua DPRD NTT, Fernando Soares, serta perwakilan Tim Transisi Frans Sarong dan H. Moh. Ansor.
Dalam arahannya, Gubernur NTT terpilih Melki Laka Lena menekankan pentingnya kesiapan fisik dan mental seluruh kepala daerah menjelang pelantikan serentak yang akan dipimpin langsung oleh Presiden RI, Prabowo Subianto.
“Saya harapkan seluruh Bupati, Wakil Bupati, Walikota, dan Wakil Walikota dapat mempersiapkan diri dengan baik. Rangkaian kegiatan akan sangat padat, sehingga diperlukan kesiapan fisik dan teknis agar semuanya berjalan dengan lancar,” tegas Melki.
Setelah pelantikan di Istana Negara pada 20 Februari 2025, sejumlah agenda penting telah disusun untuk memastikan transisi kepemimpinan berjalan mulus.
Pelantikan TP PKK tingkat Provinsi akan dilaksanakan pada sore harinya.
Serah Terima Jabatan (Sertijab) Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, yang dilanjutkan dengan syukuran pelantikan di Ballroom Tribrata Hotel and Convention Centre.
Gubernur terpilih juga menegaskan pentingnya kehadiran seluruh kepala daerah dalam acara sertijab dan syukuran ini. Setelah itu, mereka dijadwalkan berangkat ke Magelang untuk mengikuti pembekalan kepemimpinan.
Sementara itu, Wakil Gubernur NTT terpilih, Johanis Asadoma, menyampaikan bahwa dirinya akan berkantor sementara di Jakarta setelah pelantikan sebelum berangkat ke Magelang pada 27 Februari 2025.
“Selama saya berkantor di Jakarta, saya akan melakukan pengecekan terhadap aset-aset pemerintah daerah serta melakukan koordinasi dengan beberapa kementerian terkait. Para Wakil Kepala Daerah dari NTT juga akan mengikuti retreat di dua hari terakhir,” ujar Johanis.
Dalam penutupan rapat, Gubernur terpilih Melki Laka Lena menyampaikan sejumlah keputusan strategis yang akan menjadi pedoman dalam proses transisi kepemimpinan di NTT.
Serah Terima Jabatan (Sertijab) Bupati/Walikota se-NTT akan dilaksanakan di Kupang pada 1 Maret 2025, sehari setelah pembekalan di Magelang selesai.
Pelantikan TP PKK tingkat Kabupaten/Kota akan dilakukan pada hari yang sama setelah Sertijab.
Selama kepala daerah mengikuti pembekalan, tugas pemerintahan akan didelegasikan kepada Sekretaris Daerah di masing-masing wilayah.
“Saya memilih tanggal 1 Maret 2025, yang jatuh pada hari Sabtu, agar pada minggu pertama bulan Maret seluruh Kepala Daerah dan Wakilnya sudah siap berkantor dan langsung bekerja untuk masyarakat,” jelas Melki.
Dengan persiapan yang matang dan koordinasi yang solid, transisi kepemimpinan di NTT diharapkan berjalan lancar. Pelantikan dan pembekalan ini menjadi langkah awal bagi para pemimpin daerah untuk segera bekerja dan mewujudkan program-program prioritas demi kesejahteraan masyarakat NTT.
(Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT)
