
Kupang,nwartapedia.com – Komandan Korem 161/Wira Sakti, Brigjen TNI Joao Xavier Barreto Nunes, S.E., M.M., melakukan peninjauan langsung ke Bendungan Leter T dan area persawahan milik masyarakat Taklale di Kabupaten Kupang yang direncanakan seluas 600 hektar.
Peninjauan ini merupakan bagian dari program strategis untuk mendukung Ketahanan Pangan Nasional yang difasilitasi oleh Kementerian Pertanian RI. Selain itu,
Danrem juga mengunjungi persawahan di Desa Manusak, Kampung Timorana, Kupang Timur.
Dalam kunjungannya, Danrem didampingi sejumlah pejabat penting, di antaranya Dandim 1604/Kupang Kolonel Inf. Wiwit Jalu Wibowo, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kupang Amin Juaria, Kabid PSP Martianus Balan, Camat Kupang Timur Yosafat ABN Dokobani, Pasi Bhakti Korem 161/Wira Sakti Mayor Cpl Yoyok Prasetyo, serta Danramil 1604-02 Camplong Kapten Inf. Lalu Ibnu Fajar.
Lokasi utama yang ditinjau adalah Bendungan Leter T, yang direncanakan sebagai sumber distribusi air bagi persawahan Taklale seluas 600 hektar.
Danrem bersama rombongan memeriksa kondisi bendungan, debit air, jalur irigasi, serta turut menelusuri area persawahan.
Sebagai simbol dimulainya aktivitas pertanian, dilakukan juga penanaman padi di area persawahan masyarakat Taklale.
Selain itu, rombongan juga meninjau persawahan di Desa Manusak yang terletak di sekitar kawasan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kampung Timorana, Kupang Timur.
Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan lahan dan pengelolaannya sesuai rencana program ketahanan pangan.
Dari total 600 hektar lahan pertanian di Taklale, sekitar 350 hektar akan segera digarap dalam waktu dekat.
Dengan memanfaatkan air dari Bendungan Leter T dan sumur bor, lahan tersebut direncanakan dapat mendukung dua kali musim tanam dalam setahun.
Namun, salah satu tantangan utama adalah kondisi tanggul Bendungan Leter T yang mengalami kerusakan, sehingga kemampuan bendungan untuk menampung air belum maksimal.
Brigjen Joao Xavier Barreto Nunes menyampaikan komitmen Korem 161/Wira Sakti untuk mendukung peningkatan perekonomian masyarakat melalui optimalisasi sektor pertanian.
“Kami selaku aparat teritorial akan selalu siap membantu perekonomian masyarakat dengan memberdayakan wilayah, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan lahan yang ada secara maksimal untuk bercocok tanam. Dengan ini, kami berharap ekonomi kerakyatan dapat terus berkembang,” ungkapnya saat berbincang dengan para petani di area persawahan.
Danrem juga menekankan pentingnya sinergi semua pihak untuk memaksimalkan potensi wilayah di Kabupaten Kupang.
“Kita akan terus mengoptimalkan lahan-lahan, baik untuk pertanian maupun peternakan, agar kesejahteraan masyarakat semakin meningkat,” tambahnya.
Peninjauan ini menjadi langkah penting dalam memastikan kesiapan infrastruktur pendukung program ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Kupang.
Dengan dukungan dari Kementerian Pertanian RI, Korem 161/Wira Sakti, dan pemerintah daerah, diharapkan lahan pertanian ini dapat segera memberikan kontribusi signifikan bagi peningkatan produktivitas pangan serta kesejahteraan masyarakat.
(PENREM)
