Lewoleba,mwartapedia.com – KM. Sirimau yang kandas di perairan Meko, Selasa (17/05) lalu, berhasil di evakuasi dengan menggunakan KM. Ganda Nusantara 14, Kamis (19/05/2022) Pukul 10.57 WITA.
Nahkoda KM. Sirimau, James Haba saat ditemai sejumlah awak media dianjungan Kapal mengakui adanya Human Error dalam peristiwa kandasnya KM. Sirimau.
James Haba dalam keterangan persnya mengatakan bahwa sebagai nahkoda dirinya mengaku bertanggung jawab penuh atas keselamatan seluruh kru maupun penumpang.
Ia menjelaskan adanya faktor Human Error yang menyebabkan KM. Sirimau Kandas di Perairan Meko diantaranya faktor navigasi dan alam.
“Upaya yang dilakukan dalam situasi darurat tersebut adalah menyelamatkan 784 penumpang
Anda bisa lihatkan, tidak ada korban. Saya utamakan keselamatan manusia dulu, baru kemudian keselamatan kapal. Puji Tuhan Yesus, Kalau saya sudah sebut nama Tuhan Yesus, tidak ada satupun penumpang yang sakit atau menjadi korban. Semua dalam keadaan sehat. Puji Tuhan, saya tidak berani berbohong. Atas nama Tuhan Yesus, tidak ada yang sakit. Semua sehat,” ungkapnya.
Ia menyatakan, kapal juga siap berangkat hari ini, dengan catatan diizinkan oleh kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP).
Meski begitu, Ia pun meminta pihak kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) untuk memastikan terlebih dahulu kondisi kapal pascakandas di Pulau Meko.
Dia juga menyatakan tetap berani melewati jalur pelayaran yang telah mengandaskan kapalnya di perairan dangkal itu. “Saya tetap berani lewat jalur itu. Dulu dua tahun setengah saya nahkoda KM Bukit Siguntang juga lewat sini. Tetap berani saya lewat. Kalau tidak berani kasihan masyarakat Lewoleba, Larantuka, Kupang, Maumere. Tetapi tentu lebih hati-hati lagi,” tutup James Haba.(TIM).



