Kupang, mwartapedia.com – Dalam sambutannya, Rektor Universitas Muhamadyah Kupang (UMK), Dr. Zainur Wula, S.PD., M.Si menyampaikan sejumlah pesan penting dihadapan sebanyak 331 mahasiswa yang mengikuti wisuda Sarjana hari kedua di Aula Utama Kampus Universitas Muhamdyah Kupang, Kamis (02/12/221).
Rektor UMK memberikan pesan kepada para Alumni yang di wisuda bahwa untuk meraih sukses dimanapun kita berada ternyata pintar dan keunggulan intelektual saja tidak menjamin sehingga ada beberapa hal penting yang diingatkan oleh Sang Rektor.
“Pintar atau intelektual, kebaikan, estetika dan virtualitas atau sering disebut juga ada kompetensi intelektualitas, spiritualitas bahkan moralitas, manejerial dan juga emosional, disini kita harus bisa mengatur diri kita sendiri apalagi sudah sebagai seorang Sarjana, kaum intelektual terpelajar sangat penting untuk menerapkan dalam lingkungan dimana kalian berada ,”ungkapnya.
Rektor menyebut, UMK laksana Ibu kandung yang melahirkan dan membesarkan serta mengajarkan para wisudawan ilmu pengetahuan, kebaikan dan nilai-nilai moral serta kemasyarakatan, pemerintah, tenaga kerja, budaya, adat istiadat, saling mengasihi dan memberikan keuntungan dan manfaat dalam membangun peradapan umat manusiawi sesuai dengan visi misi yang berwawasan multi kultural.
“Jika UMK sebagai Ibu Kandungmu maka setelah keluar dari sini dan mengembara dalam sebuah sejarah panjang untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan mencari kebaikan kepada Tuhan yang maha baik dan pemurah, jangan pernah sesekali melupakan ibu kandungmu disini,” demikian pesan rektor.
Ditambahkan, jika orang tua tidak bisa memberikan materi dengan uang maka bawalah kehormatan dan seluruh kebaikan yang telah diajarkan sampai dengan saat ini.
“Jagalah harkat dan martabat ibu kandungmu yang telah melahirkan dan membesarkan kamu, isilah dengan ilmu pengetahuan jika disitu kamu amalkam maka insyaalah rejeki kalian akan melimpah,”tambahnya.
Sementara itu, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah 15, Prof. Drs. Mangadas Kumban Goal M.Si.,Ph.D dalam sambutannya menyampaikan bebrapa hal menyangkut masalah pendidikan tinggi.
“Masalah pendidikan khususnya di NTT jumlah doktor kita masih sangat rendah dan seluruh dosen yang ada yang bergelar doktor hanya berkisaar 4,38 persen dan di UMK persentasi doktor sudah lebih baik dan tetap kita berharap bahwa salah satu kriteria kualitas pendidikan itu adalah jumlah doktor maka kedepan kita harus mendorong dosen untuk menjadi doktor,”ucapnya.
LLDIKTI Wilayah 15 juga berharap agar UMK juga ikut bersaing dalam dunia globalisasi saat ini agar bisa menunjukan kepada Indonesia dan dunia bahwa UMK juga bisa diperhitungkan.
“Supaya kita mempunyai rangking di dunia sebab perengkingan universitas yang banyak digunakan adalah Webometrick sehingga kita harus masuk disitu untuk mengukur perengkingan kita di tingkat dunia, nasional dan di NTT tetapi yang perlu kita siapkan adalah memperbaiki webside kita harus bagus sehingga seluruh dunia harus tahu apa yang kita lakukan disamping kita melakukan publikasi ilmiah seperti jurnal internasional,”imbuhnya.
Harapan LLDIKTI Wilayah 15 kepada UMK agar menjadikan lembaga ini menjadi jaya dan besar.
“Kalau fakultasnya saya kira cukup kalau ada program studi baru silakan dibuka dan kami siap mendukung tetapi saya kira yang inovatif sehingga kita jadikan UMK sebagai salah satu universitas kebanggaan di NTT yang berkualitas tinggi bahkan kedepannya harus bermimpi mempunyai program Pascasarjana,”harapnya.
Kepada para wisudawan, LLDIKTI menyampaikan selamat dan menekankah bahwa nilai akademik yang dipeoleh bukan sebagai acuan untuk mendapatkan pekerjaan akan tetapi harus mempunya niat untuk bekerja keras.
“Kalian wisuda saat ini bertepatan dengan momen dimana dunia tidak terlalu baik artinya yang bekerja saja putus kerja dan banyak yang kehilangan pekerjaan sehingga tidaklah gampang untuk mencari pekerjaan, oleh sebab itu walaupun sudah sarjana kaliah harus tetap mengembangkan diri dan mampu bersaing sesuai dengan bidang ilmu yang telah diperoleh,”ungkapnya. (MI)
