Lewoleba,Wartapedia.com – Forum Lembata Memanggil Kunjungi penghuni yang ada didesa bunga muda kecamatan ile ape, Selasa (15/12/2020).
Dalam Kunujungan ini FLM pedulikan situasi yang menimpa warga bunga muda akibat pasca terjadinya Erupsi gunung berapi ile lewotolok minggu 29/11/2020 di beberapa pekan lalu.
Kini warga masyarakat terpaksa harus berlari dan mengungsikan diri diposko yang aman yang telah disiapkan oleh pemerintah pasalnya kejadian bencana ini datang dengan tiba-tiba hingga warga pun harus pontang-panting untuk menyelamatkan dirinya.
Hingga berita ini diturunkan ratusan rumah warga terkena dampak dari semburan erupsi gunung ile lewotolok yang membuat sejumlah rumah warga pada atap seng mengalami kebocoran karena panas dari muntahan batu dan pasir dari gunung berapi ile lewotolok.
Dengan situasi ini FLM datang dari Jakarta dan wujud peduli terhadap warga terdampak Erupsi ile lewotolok dan menggelontorkan bantuan sembako kepada warga yang berada di kampung halaman desa Bungamuda.
Sejumlah anak muda yang bertahan dikampung ini ditugaskan untuk menjaga kampungnya dan apabila eskalasi gunung berapi ile lewotolok meningkat maka mereka pun harus meninggalkan kampung.
Kini Forum Lembata Memanggil bergerak dari lorong ke lorong dari jalan ke jalan untuk membantu masyarakat yang terkena dampak kami hadir juga guna memperpanjang tangan pemerintah agar masyarakat kita bisa kami lakukan kunjungan untuk memberikan bantuan seadanya.
Polce ruing salah satu juru bicara mengatakan ini bencana maka upaya pelayanan harus dipercepat sehingga masyarakat dapat menerima bantuan dan prosesnya jangan lama.
“Kami juga akan mendorong sebisa kami untuk pemberdayaan dan sektor ekonomi sehingga kelak Masyarakat dapat menyambung kehidupan dan menjalankan potensi yang ada”ungkapnya.
Polce ruing juga mengabarkan bahwa ini zona merah maka kami harus turun untuk memastikan tujuan kami kesini bukan hanya tanggap darurat bencana tapi sampai ke rehabilitas untuk mendorong pemberdayaan karena kami mempunya rencana jangka panjang untuk itu kondisi ril dilapangan harus kami input ini juga menjadi bagian dari asesmen.
Kades bunga muda Bernadus Parlete Lagamaking menjelaskan kepada media ini bahwa yang paling utama adalah keamanan dan kenyamanan yang ada didesa.
“Berkaitan dengan bencana ini saya himbau untuk kosongkan tempat ini guna upaya keselamatan warga tapi untuk anak muda yang ada dikampung memang ditugaskan khusus untuk mejaga kampung dan mejaga barang lain karena takutnya ada warga yang mengeluh kehilangan barang dan apabila ada gejala terhadap Gunung ile lewotolok makaerela juga sudah stand by dengan sepeda motor yang sudah siap”ujarnya
Lanjutnya, Pada dasarnya kami ketakutan juga dengan kejadian bencana ini karena kurun waktu yang cukup lama seratus tahun dari tahun 1920 silam ke tahun 2020 sekarang gunung ile lewotolok kembali mengamuk pada generasi kami.
“Saya juga mengucapkan terimakasih kepada forum lembata memanggil yang sudah datang dan hadir untuk memberikan perhatian kepada warga saya harapan saya bahwa baik forum atau lemabaga mana saja serta pemerintah bisa membantu kami guna memperbaiki rumah – rumah warga yang rusak sengnya akibat panasnya vilkanik di beberapa pekan lalu,”Kata Kades.
Lebih jau Gabriel Goa selaku ahli mitigasi bencana menjelaskan bahwa forum Lembata memanggil berupaya untuk menjawab apa yang dibutuhkan oleh masyarakat dan kami akan terus memperhatikan serta mendorong pemberdayaan serta kesinambungan kehidupan warga upaya asesmen bencana harus lebih cepat jangan sampai terlambat,”Pungkasnya.
Penulis: Roy
Editor. : Mery


