Lewoleba, Mwartapedia.Com- Pantauan media ini bahwa seluruh warga pengungsi yang berada didalam gedung perpustakaan dan kearsipan milik pemerintah daerah kabupaten yang dihuni oleh Pengungsi Ile Lewotolok kaget dan berlari keluar gedung saat gempa magnitude dengan kekuatan 5,4 SR Kabupaten Lembata Nusa Tenggara Timur juga mendapatkan efek dari guncangan gempa ini tak hanya di Lembata tak hanya itu hampir di seluruh daratan (NTT) merasak guncangan gempa magnitude dengan kekuatan 5,4 SR
Kejadian Gempa bumi ini , Sabtu, 12 Desember 2020 pukul 22.55.23 WIB dengan lokasi wilayah Laut Sawu.
Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo 5,3. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 9,19 LS dan 123,33 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 81 km arah Barat Daya Lembata, Nusa Tenggara Timur pada kedalaman 117 kM.
Adapun Jenis dan Mekanisme Gempa bumi dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi.
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik dengan kombinasi geser (oblique-thrust).
Warga pengungsi dihimbau untuk selalu tetap berwaspada karena masih ada gejala gempa susulan
Pengakuan salah seorang warga pengungsi ibu Maria warga desa aulesa kecamatan ile ape timur tepat pukul 00.wita saya sangat ketakutan dan membawa anak saya langsung keluar ruangan saya berharap semoga semuanya baik-baik saja.
Penulis. : Roy
Editor. : Mery


