Kupang,nwartapedia.com – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) pada Jumat, 18 Desember 2025, bertempat di Hotel Harper Kupang.
Kegiatan ini menjadi ajang konsolidasi menyeluruh bagi PSI NTT dengan melibatkan seluruh struktur partai dari tingkat provinsi hingga ranting.
Rakorwil DPW PSI NTT tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Indonesia yang juga pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI, Ratu Ayu Isyqna Bagus Oka.
Acara berlangsung tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan kader dari berbagai daerah di NTT.
Peserta Rakorwil terdiri dari jajaran pengurus DPW, DPD, dan DPC se-NTT, serta pengurus tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan.
Selain itu, seluruh anggota DPRD PSI se-NTT, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, turut hadir. Sejumlah kepala daerah yang merupakan kader PSI juga tampak mengikuti kegiatan tersebut.
Ketua DPW PSI Provinsi NTT sekaligus Wali Kota Kupang, Dokter Christian Widodo, dalam konferensi pers menegaskan bahwa Rakorwil ini merupakan momentum penting untuk memperkuat soliditas partai sekaligus memantapkan langkah PSI dalam menghadapi agenda politik ke depan.
“Hari ini DPW PSI NTT mengadakan Rakorwil yang diikuti oleh seluruh pengurus dari DPW, DPD, DPC hingga tingkat ranting. Mulai dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa, dan kelurahan semuanya hadir. Seluruh anggota DPRD PSI se-NTT juga ikut dalam kegiatan ini,” ujar Christian Widodo.
Ia mengungkapkan bahwa saat ini PSI NTT memiliki delapan kursi legislatif, dengan empat di antaranya merupakan kader murni yang diusung dan dibesarkan langsung oleh partai.
Hal ini, menurutnya, menjadi modal penting untuk memperkuat kerja-kerja politik PSI di daerah.
“Ini menunjukkan bahwa PSI NTT terus bertumbuh. Kita punya delapan kursi legislatif dan empat di antaranya adalah kader murni PSI,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Christian Widodo menegaskan bahwa PSI NTT telah merumuskan tiga strategi utama dalam menghadapi Pemilu mendatang. Strategi tersebut meliputi pembenahan dan pelengkapan struktur organisasi hingga tingkat paling bawah, pemetaan serta penyiapan calon legislatif yang memiliki potensi dan integritas, serta penegasan instruksi kepada seluruh kader untuk hadir dan bekerja nyata bagi kepentingan rakyat.
“Kalau diringkas, ada tiga strategi utama. Pertama, membenahi dan melengkapi struktur partai. Kedua, memetakan caleg-caleg potensial. Ketiga, menginstruksikan seluruh kader untuk hadir dan bekerja untuk rakyat. Jika tiga hal ini dijalankan dengan konsisten, saya yakin PSI bisa melaju lebih jauh,” tegasnya.
Selain itu, PSI NTT juga menargetkan agar setiap daerah pemilihan (dapil) di NTT ke depan dapat memiliki minimal satu fraksi PSI, baik di tingkat kabupaten/kota maupun di tingkat provinsi.
Target tersebut dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat posisi PSI dalam mengawal kebijakan publik, baik di daerah maupun di tingkat nasional.
Sementara itu, Ketua Panitia Rakorwil yang juga Ketua DPD PSI Kota Kupang, Filmon Loasana, menyampaikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan kegiatan Rakorwil DPW PSI NTT.
“Puji Tuhan, kegiatan hari ini berjalan dengan baik dan sukses. Arahan dari Ketua DPW PSI NTT, Pak Dr. Christian Widodo, akan kami tindak lanjuti. Sebagai kader, kami siap menyiapkan dan menguatkan seluruh struktur partai untuk menghadapi Pemilu 2029,” ujar Filmon.
Rakorwil DPW PSI NTT ini diharapkan menjadi titik awal penguatan konsolidasi internal partai serta kesiapan struktur PSI di NTT dalam menghadapi dinamika politik nasional dan daerah ke depan. (MI)
