Kupang, nwartapedia.com — Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Pertanian Kota Kupang terus menunjukkan komitmen kuat dalam mendorong peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.
Kepala Dinas Pertanian Kota Kupang, Matheus A.B.H. Da Costa, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa pihaknya telah melaksanakan berbagai kegiatan strategis guna memperkuat ketahanan pangan dan mendukung terwujudnya swasembada pangan di wilayah Kota Kupang.
Dorong Pertanian Modern Lewat Penyaluran Alsintan
Sebagai wujud nyata dukungan terhadap modernisasi pertanian, Dinas Pertanian Kota Kupang menggelar kegiatan Sosialisasi Pemanfaatan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) Bidang PSP, dengan sumber kegiatan dari APBD II dan APBN.
Penyerahan bantuan Alsintan dilakukan langsung oleh Kadis Pertanian, Matheus Da Costa, bertempat di Puskeswan Kayu Putih.
Adapun jenis Alsintan yang disalurkan meliputi:
1. Traktor Roda Dua (9 unit)
Diserahkan kepada KT. O’Ofnunu Naioni, KT. Balmoni Babis Naioni, KT. Lestari Fatukoa, KT. Harapan Fatukoa, KT. Alkitabuah Fatukoa, KT. Oelnoah Fatukoa, KT. Boalingin Oepura, dan KT. Kolsa Bakunase 2.
2. Pompa Air (11 unit)
Diterima oleh KT. Family Naioni, KT. Nainaat Naioni, KT. Naioni I Naioni, KT. Tunas Harapan Naioni, KT. Imanuel Fatukoa, KT. Suka Tani Fatukoa, KT. Moris Oan Oepura, KT. Cahaya Tani Oepura, KT. Pelangi Bakunase 2, KT. Tunas Baru Liliba, dan KT. Tunas Baru Kolhua.
3. Handsprayer (5 unit)
Diberikan kepada KT. Tunas Harapan Naioni, KT. Teresa Naioni, KWT. Nekmese Naioni, KT. Tunas Baru Oepura, dan KT. Sejahtera Nasipanaf Penfui.
Matheus Da Costa menjelaskan bahwa bantuan Alsintan ini merupakan bagian dari program strategis Pemkot Kupang dalam meningkatkan efisiensi kerja petani sekaligus memperluas penggunaan teknologi pertanian modern di tingkat kelompok tani.
“Dengan dukungan Alsintan, kami ingin petani Kota Kupang bekerja lebih efektif, produktif, dan mandiri. Bantuan ini bukan sekadar alat, tetapi investasi jangka panjang bagi ketahanan pangan daerah,” ujar Matheus Da Costa optimistis.
Bantuan Benih Hortikultura dan Program Optimalisasi Lahan
Masih di hari yang sama, Selasa (7 Oktober 2025), Dinas Pertanian juga menyalurkan benih hortikultura sebanyak 12 jenis bibit serta obat-obatan pertanian yang bersumber dari Dana Intensif Fiskal Tahun Anggaran 2025.
Bantuan ini diserahkan kepada 10 kelompok tani di Kecamatan Alak sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan produksi sayur-mayur lokal serta diversifikasi tanaman pangan di Kota Kupang.
Selain itu, kegiatan Optimalisasi Lahan (OPLAH) yang digagas oleh Kementerian Pertanian RI juga tengah dilaksanakan di Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, mencakup 10 hektare lahan padi.
Program ini mencakup bantuan berupa benih unggul, pupuk, dan sarana produksi pertanian seperti pipa, pompa, dan selang air — sebagai langkah nyata mendukung program swasembada pangan nasional.
“Kami berkolaborasi dengan pemerintah pusat agar petani di Kota Kupang memperoleh dukungan maksimal, baik dalam sarana, prasarana, maupun peningkatan kapasitas. Harapan kami, Kupang bisa menjadi contoh kota yang mandiri pangan,” tegas Matheus Da Costa.
Langkah Nyata Menuju Pertanian Tangguh dan Berkelanjutan
Melalui penyaluran bantuan Alsintan, benih hortikultura, serta pelaksanaan program OPLAH, Dinas Pertanian Kota Kupang berharap seluruh petani dapat lebih termotivasi dalam mengelola lahan secara optimal, memanfaatkan teknologi pertanian modern, serta memperkuat ketahanan pangan lokal.
Program-program ini juga sejalan dengan visi Pemerintah Kota Kupang untuk membangun sektor pertanian yang maju, mandiri, dan berdaya saing tinggi, sekaligus menjadi tulang punggung pembangunan ekonomi masyarakat.
“Kami ingin menjadikan sektor pertanian bukan hanya sebagai penopang kebutuhan pangan, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi rakyat,” tutup Kadis Pertanian Kota Kupang, Matheus A.B.H. Da Costa.
Melalui berbagai langkah inovatif ini, Dinas Pertanian Kota Kupang membuktikan keseriusannya dalam menyiapkan masa depan pertanian yang lebih modern, berdaya saing, dan berkelanjutan bagi masyarakat Kota Kupang.
(MI/ADV)
