Kupang,nwartapedia.com — Memperingati “Hari Polio Sedunia” yang jatuh pada tanggal 24 Oktober, Rotary Club area Kupang *Rotary Club of Kupang Central dan Rotary Club of KupangRastamores* menggelar kampanye bebas polio dengan melibatkan 450 peserta dari berbagai latar belakang dan usia.
Dengan mengusung tema “Every Child, Every Vaccine, Everywhere”, kegiatan ini dipusatkan di halaman gedung Sasando Kantor Gubernur NTT.
Kegiatan yang dipusatkan di halaman Gedung Sasando, Kantor Gubernur Nusa Tenggara Timur ini diikuti oleh sekitar 450 peserta dari berbagai latar belakang dan usia.
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur NTT, Johny Asadomi, yang hadir dan memberikan sambutan penuh semangat.
Dalam pesannya, Johny Asadomi mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap bahaya virus polio yang masih mengancam di beberapa wilayah dunia.
“Setiap orang tua tidak boleh lalai memberikan vaksin polio kepada anak-anaknya sesuai ketentuan. Jangan beri ruang bagi virus polio untuk masuk ke NTT,” tegasnya.
Selain membuka kegiatan, Wakil Gubernur juga menyempatkan diri berdialog dengan ratusan pelajar yang turut hadir dalam kampanye tersebut. Ia mendorong generasi muda menjadi agent of change dalam mendukung kesehatan masyarakat.
Suasana acara semakin meriah saat Johny Asadomi melontarkan sejumlah pertanyaan seputar penyakit polio dan memberikan hadiah bagi pelajar yang mampu menjawab dengan benar.
Sementara itu, President Rotary Club of Kupang Central, Fery Kasse, dalam sambutannya menjelaskan bahwa kampanye “End Polio Now” merupakan gerakan global yang digagas oleh Rotary International dan dilaksanakan secara serentak di berbagai negara.
“Kampanye ini melibatkan jutaan orang di seluruh dunia, digerakkan oleh lebih dari 1,4 juta anggota Rotary dari 46 ribu klub yang tersebar di lebih dari 200 negara,” jelas Fery.
Fery menambahkan, Rotary telah berkomitmen selama lebih dari tiga dekade untuk memerangi polio.
Sejak program PolioPlus diluncurkan, Rotary bersama mitra globalnya berhasil menghimpun dana sebesar 2,9 miliar dolar AS atau sekitar Rp43 triliun untuk mendukung vaksinasi polio terhadap lebih dari 2,5 miliar anak di 122 negara. Upaya tersebut telah berhasil menurunkan kasus polio di dunia hingga 99,9%.
Sebagai pengetahuan umum, penyakit polio merupakan infeksi virus yang menyerang sistem saraf dan dapat menyebabkan kelumpuhan permanen.
Penyakit ini terutama menyerang anak-anak di bawah usia lima tahun dan menular melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi feses dari penderita. Vaksinasi menjadi satu-satunya cara efektif untuk mencegah penyebaran virus ini.
Acara kampanye “End Polio Now” di Kupang ditutup dengan pemberian vaksin polio secara simbolis kepada sejumlah bayi oleh Wakil Gubernur bersama tamu undangan. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Rotary Club area Kupang untuk kembali menyuarakan cita-cita besar: “Dunia Bebas Polio.” (MI)

