Kupang, mwartapedia.com – Terkait dugaan korupsi Travo RSUD TC. Hillers di Sikka senilai 1.8 miliar yang kini sedang menjadi berita seksi di Nian Tanah Sikka, memang sebetulnya Fraksi partai Hanura dalam setiap sidang Paripurna, kami selalu mendorong dan mendesak pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Sikka untuk menuntaskan proses hukum ini.
Demikian disampaikan oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sikka dari Fraksi Hati Nurani Rakyat (Hanura), Wenseslaus Wege saat dihubungi media ini, Jumad (19/11/2021).
Wenseslaus Wege yang akrab disapa Wens Wege kepada media ini memberikan apresiasi kepada Kejari Sikka karena dalam waktu satu minggu ini sudah menahan dua (2) oknum yang berinisial AD dan PL.
“Kami dari fraksi Hanura sangat memberikan apresiasi kepada pihak Kejaksan Negeri Sikka atas terungkapnya oknum-oknum yang selalu membuat penyelewengan uang rakyat,”ungkapnya.
Wens Wege menambahkan fraksi Hanura juga terus mendorong pihak Kejari Sikka agar terus mendalami dan harus berani mengukap oknum-oknum yang terlibat dalam dugaan korupsi kasus travo RSUD TC.Hillers Maumere.
“Siapapun dia, entah yang tetlibat itu adalah DPRD Sikka, Dinas terkait, Bupati atau Wakil Bupati, ya tangkap saja tidak apa-apa supaya ada efek jerah dan jangan makan uang rakyat,”tambahnya.
Politisi muda dari partai Hanura ini menghimbau kepada pejabat dan penegak hukum harus bekerjasama dengan masyarakat Kabupaten Sikka agar saling terbuka, saling mengingatkan dan saling koreksi demi terciptanya Kabupaten Sikka yang bebas dari korupsi.
“Saya rasa peran serta masyarakat sangat penting dalam hal memberikan informasi terkait korupsi dan itu diatur dalam Undang-undang Tindak Pidana Korupsi sehingga disini harus ada kerjasama antara pejabat dan para penegak hukum dalam memberantas korupsi di Nian Tana sikka,”pungkasnya. (MI).
