Kupang, nwartapedia.com – Pemerintah Kelurahan Fontein, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang, menargetkan pembentukan kelompok bank sampah pada Oktober 2026.
Program ini bertujuan meningkatkan kebersihan lingkungan sekaligus mengubah sampah rumah tangga menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat.
Plt. Lurah Fontein, Iwan Surya Taklal, mengatakan pengelolaan sampah menjadi salah satu prioritas sejak dirinya mulai bertugas pada April 2026.
Menurutnya, kegiatan Jumat Bersih telah berjalan, tetapi partisipasi masyarakat masih perlu ditingkatkan.
Jumat Bersih memang sudah dilaksanakan, tetapi belum semua RT. Dari 27 RT dan 9 RW, baru sekitar 50 persen yang rutin melaksanakan,” ujar Iwan, Rabu (23/9/2026).
Untuk memperkuat pengelolaan sampah, pemerintah kelurahan telah menyelenggarakan pelatihan menggunakan dana pemberdayaan kelurahan.
Hasilnya, disepakati pembentukan kelompok bank sampah yang akan bekerja sama dengan bank sampah di Liliba.
Pihak kelurahan juga telah menjalin komunikasi dengan sejumlah lembaga, termasuk perbankan, perguruan tinggi, sekolah, rumah ibadah, Kodim, dan rumah sakit.
Dalam waktu dekat, para ketua RT dan RW, LPN, serta pihak terkait akan diundang untuk membahas pembentukan dan mekanisme pengelolaan bank sampah.
“Target kita Oktober ini sudah terbentuk. Setelah itu kita rutin melakukan kebersihan lingkungan dan memilah sampah untuk dibawa ke bank sampah sehingga bisa memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat,” jelasnya.
Melalui program tersebut, sampah yang telah dipilah di tingkat RT akan dikumpulkan dan disalurkan ke bank sampah. Hasil pengelolaannya diharapkan dapat menjadi tabungan bagi warga.
Selain membentuk bank sampah, pemerintah kelurahan juga berencana menangani tiga hingga empat titik lahan kosong yang tidak terawat melalui koordinasi dengan pemilik lahan.
Iwan berharap berbagai upaya tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan sekaligus membawa Kelurahan Fontein masuk 10 besar dalam penilaian kebersihan pada tahun-tahun mendatang. (MI)


