Kupang, nwartapedia.com — Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Ernest Ludji, secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi (IT) bagi guru kelas jenjang Sekolah Dasar (SD) negeri se-Kota Kupang, Rabu 22/4/2026.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 22 hingga 24 April 2026 ini digelar di Hotel Pelangi, Kota Kupang, dan diikuti oleh 37 guru kelas dari berbagai SD negeri di wilayah tersebut.
Dalam sambutannya, Ernest Ludji menegaskan pentingnya penguasaan teknologi oleh para guru di tengah perkembangan pendidikan di era digital.
Menurutnya, transformasi pendidikan menuntut para pendidik untuk mampu mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran di kelas.
“Pemanfaatan teknologi informasi dalam pembelajaran bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Guru harus mampu beradaptasi dan meningkatkan kompetensinya agar proses belajar mengajar menjadi lebih efektif, kreatif, dan relevan dengan perkembangan zaman,” ujarnya.
Ketua panitia kegiatan, Meriana Kadiwano, http://S.Pd, menjelaskan bahwa bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran berbasis IT.
“Melalui kegiatan ini, para guru diharapkan mampu mengembangkan metode pembelajaran yang inovatif dengan memanfaatkan berbagai platform digital, sehingga dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah,” kata Meriana.
Selama pelaksanaan bimtek, peserta mendapatkan materi dari sejumlah narasumber, yakni Yurmida Kadja, http://S.Pd dari TK Dian Harapan Kupang, Apriana Do Lalu, http://S.Pd dari SD Kristen Lentera Kupang, serta Yane Mira Kore, http://S.Th dari Yayasan Citra Bina Mandiri Kupang.
Materi yang disampaikan meliputi pemanfaatan media pembelajaran digital, strategi pembelajaran interaktif berbasis IT, serta pengembangan konten ajar yang menarik dan adaptif bagi siswa sekolah dasar.
Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan, khususnya di jenjang sekolah dasar, seiring dengan tuntutan digitalisasi pendidikan yang terus berkemban. (goe)
