Kupang, nwartapedia.com – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kota Kupang ke-31 Tahun 2026 resmi dibuka dalam suasana religius dan penuh kebersamaan di Aula Kampus Universitas Muhammadiyah Kupang, Jumat (1/5).
Pembukaan ajang tahunan tersebut dilakukan langsung oleh Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga nilai keagamaan, persatuan, dan toleransi di tengah keberagaman masyarakat Kota Kupang.
Menurut Serena, MTQ bukan hanya sekadar perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga wadah pembinaan mental dan spiritual umat agar mampu menerapkan nilai-nilai Qurani dalam kehidupan sehari-hari.
“MTQ adalah momentum menumbuhkan kecintaan kepada Al-Qur’an sekaligus menjadikan ajarannya hadir dalam sikap, perilaku, dan kehidupan sosial masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, Kota Kupang dikenal sebagai kota yang damai dan harmonis. Karena itu, kegiatan keagamaan seperti MTQ memiliki peran penting dalam memperkuat persaudaraan antarumat beragama.
“Perbedaan harus menjadi kekuatan untuk saling menghargai. Inilah wajah Kota Kupang yang rukun dan penuh toleransi,” tegasnya.
Wakil Wali Kota juga memberikan apresiasi kepada umat Muslim, panitia pelaksana, LPTQ, tokoh agama, dan seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan tersebut.
Kepada para peserta, Serena berpesan agar bertanding dengan sportif, menjunjung tinggi persaudaraan, serta membawa nama baik daerah menuju MTQ Tingkat Provinsi NTT Tahun 2026.
Sementara itu, Ketua Panitia MTQ Kota Kupang 2026, Rahmat Mukolang, SE., M.Si, mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap Al-Qur’an sekaligus menjaring peserta terbaik untuk mewakili Kota Kupang di tingkat provinsi.
MTQ ke-31 ini berlangsung pada 1 hingga 4 Mei 2026 dan diikuti 165 peserta dari enam kecamatan se-Kota Kupang. Para peserta akan berlaga dalam enam cabang lomba dan 25 mata lomba, meliputi Tilawatil Qur’an, Hifzhil Qur’an, Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an, Hadrah, serta Tafsir Al-Qur’an.
Panitia berharap MTQ tahun ini mampu melahirkan generasi Qurani yang berprestasi, berakhlak mulia, dan menjadi teladan di tengah masyarakat. *
