Kupang, nwartapedia.com – Kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan terus ditunjukkan Komunitas Peduli Lubang Jalan Kota Kupang (Kopelanku).
Sejak tahun 2025, komunitas ini secara konsisten turun langsung menambal jalan berlubang di berbagai wilayah Kota Kupang.
Dengan semangat gotong royong dan biaya swadaya, para anggota komunitas bergerak membantu memperbaiki ruas jalan yang rusak dan berpotensi membahayakan masyarakat.
Terbaru, Kopelanku kembali melakukan aksi sosial bersama Pemerintah Kelurahan Nefonaek dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Kupang dengan menambal sejumlah lubang jalan di wilayah RT16/RW05, Kelurahan Nefonaek, Kecamatan Kelapa Lima, Senin (27/4/2026).
Beberapa titik jalan berlubang yang berada di tengah badan jalan diperbaiki menggunakan campuran semen, pasir, dan kerikil.
Setelah proses pengecoran selesai, jalan ditutup sementara agar material mengering sempurna sebelum dilalui kendaraan.
Pendiri Kopelanku, Daniel Para, menjelaskan bahwa gerakan ini lahir dari rasa peduli terhadap kondisi jalan di Kota Kupang yang kerap membahayakan pengendara.
“Sejak mulai bergerak pada 2025, kami sudah menambal lebih dari 60 titik jalan rusak. Semua dilakukan secara swadaya bersama anggota,” ujarnya.
Ia menambahkan, setiap kegiatan selalu diawali dengan koordinasi bersama pemerintah setempat dan Dinas PUPR agar penanganan berjalan tepat sasaran.
Lurah Nefonaek, Yosephina N. Ungirwalu, SP, mengapresiasi langkah nyata komunitas tersebut.
Menurutnya, kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah menjadi kekuatan penting di tengah keterbatasan anggaran.
“Aksi seperti ini sangat membantu. Ini bentuk kepedulian warga yang patut diapresiasi,” katanya.
Keberadaan Kopelanku menjadi contoh bahwa perubahan bisa dimulai dari kepedulian sederhana. Dengan kerja nyata dan ketulusan, komunitas ini terus berkontribusi menciptakan jalan yang lebih aman dan nyaman bagi warga Kota Kupang. *
