Kupang,nwartapedia.com — Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Kota Kupang kini menata wajah baru. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan air bersih dan meningkatkan efisiensi kerja di seluruh lini.
Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, M,M menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan internal serta mengoptimalkan sumber air baku demi menjamin ketersediaan dan kualitas layanan bagi masyarakat.
“Kami sedang menata wajah baru PDAM, bukan hanya dari sisi tampilan kantor atau manajemen, tetapi juga dalam cara kami bekerja dan melayani,” ujar Isidorus saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (7/10/2025).
Menurut dia, salah satu fokus utama saat ini adalah mengoptimalkan potensi sumber air milik Pemda Kota Kupang termasuk kali dendeng yang menjadi salah satu tumpuan utama produksi air bersih bagi warga Kota Kupang.
“Salah satu prioritas kami adalah memaksimalkan pemanfaatan sumber air yang ada termasuk Kali Dendeng agar suplai air lebih stabil dan menjangkau lebih banyak pelanggan,” tambahnya.
Isidorus menjelaskan, peningkatan kapasitas produksi harus sejalan dengan peningkatan kualitas pelayanan publik. Ia menilai, pembenahan tata kelola dan efisiensi operasional akan memberi dampak langsung pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Kupang.
“Kami ingin memastikan bahwa pelayanan yang baik dan efisiensi internal akan memberi kontribusi nyata bagi PAD,” tegasnya.
Ia juga mengharapkan seluruh pegawai PDAM dapat bekerja dengan semangat baru untuk menghadirkan layanan air bersih yang andal dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Sebab menurut mantan anggota DPRD Kota Kupang itu, berdasarkan data tahun 2024, PDAM Kota Kupang melayani 16.024 pelanggan, terdiri atas sekitar 11 ribu pelanggan aktif, sementara sebagian lainnya masih berstatus nonaktif.
Piutang pelanggan mencapai belasan miliar rupiah yg mayoritas merupakan piutang macet yang sudah lama tidak menggunakan layanan PDAM.
Selain itu, terdapat tiga puluhan ribu pelanggan warga Kota Kupang yang kini tercatat sebagai pelanggan PDAM Kabupaten Kupang, seiring dengan penyesuaian wilayah layanan. Fakta ini akan akan menjadi rencana diskusi pihak PDAM Kota Kupang dan PDAM Kabupaten Kupang terkait teknis pengelolaannya.
Direktur PDAM mengakui masih banyak pekerjaan besar yang menanti. Beberapa pekerjaan rumah strategis (PR) menjadi fokus utama penataan kinerja tahun ini.
Pertama, peningkatan kapasitas produksi air baku agar ketersediaan air bersih mencukupi bagi seluruh pelanggan. Langkah ini mencakup optimalisasi sumber air yang ada dan eksplorasi sumber baru yang potensial.
Kedua, percepatan program pipanisasi ke wilayah-wilayah yang belum terlayani, termasuk perbaikan pipa lama yang bocor untuk menjaga tekanan air tetap stabil.
Ketiga, penataan tata kelola aset dan penguatan kerja sama dengan PDAM Kabupaten Kupang, terutama di wilayah perbatasan layanan pelanggan.
Keempat, dari sisi internal, PDAM juga fokus pada peningkatan kinerja 80 pegawai melalui pembenahan sistem kerja, peningkatan disiplin, dan pelatihan kompetensi.
Dengan langkah-langkah pembenahan tersebut, PDAM Kota Kupang menatap masa depan dengan optimisme.
“Penataan wajah baru ini bukan sekadar perubahan tampilan, melainkan komitmen nyata untuk menghadirkan pelayanan air bersih yang adil, transparan, dan berkelanjutan bagi seluruh warga Kota Kupang,” pungkas Isidorus Lilijawa.
(goe)
