Kupang, nwartapedia.com – Upaya peningkatan mutu pendidikan dasar di Kota Kupang kembali mendapat perhatian serius. Tiga pengawas sekolah dasar (SD) dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, yakni Johni Eduard Rihi, S.Pd., Marthen Boboy, S.Pd., dan Rukiati, S.Pd., turun langsung melakukan pendampingan pembelajaran di sejumlah sekolah, Rabu (20/8/2025).
Koordinator Pengawas SD, Johni Rihi, menegaskan bahwa peran pengawas tidak hanya sebatas memantau, tetapi juga membina dan memberi masukan kepada guru dalam proses belajar mengajar.
“Pengawas bertugas menyusun laporan hasil pengawasan secara berkala, sekaligus membangun hubungan baik dengan kepala sekolah, guru, dan warga sekolah agar tercipta suasana kerja yang kondusif serta kolaboratif,” jelas Johni Rihi di sela kegiatan monitoring di SD Inpres Oetete 2 Kota Kupang.
Menurutnya, supervisi akademik maupun manajerial yang dilakukan pengawas bertujuan meningkatkan profesionalisme guru sekaligus mendorong terciptanya pembelajaran yang lebih berkualitas.
Sementara itu, Gayus Pating Illu, S.Pd., guru kelas di SD Negeri 1 Oetete yang berlokasi berdampingan dengan SD Inpres Oetete 2, mengaku banyak mendapat manfaat dari kegiatan pendampingan tersebut.
“Ada guru yang merasa lega dan termotivasi, karena masukan yang diberikan bisa memperbaiki perangkat ajar dan kualitas mengajar. Namun, ada juga yang merasa cemas atau terbebani, terutama jika belum siap,” ujarnya sambil tersenyum.
Meski begitu, Gayus menilai pengawasan yang dilakukan secara profesional sangat membantu guru untuk berkembang.
“Masukan konstruktif justru menjadi dorongan bagi kami guru-guru untuk memperbaiki pembelajaran di kelas,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dasar.
Kehadiran pengawas di sekolah bukan sekadar mengawasi, melainkan membimbing agar guru mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih baik bagi setiap peserta didik.
(Goris Takene/Disdikbud Kota Kupang)
