Kupang,nwartapedia.com – Wali Kota Kupang, dr. Cristian Widodo, mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kota Kupang untuk menjadi duta sampah di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
Ajakan ini disampaikan Wali Kota saat menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan kepada 1.747 ASN PPPK di GOR Oepoi Kupang, Senin (26/5/2025). Dalam sambutannya, dr. Cristian menekankan pentingnya peran ASN PPPK sebagai motor penggerak dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan indah di Kota Kupang.
“Hari ini teman-teman sudah resmi menjadi anggota keluarga besar Pemerintah Kota. Karena itu, kita harapkan teman-teman semua bisa menjadi duta sampah di lingkungan tempat tinggal masing-masing, dengan cara mengumpulkan dan memilah sampah, terutama dari rumah tangga. Ini bagian dari upaya kita mewujudkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Wali Kota menjelaskan mekanisme pengelolaan sampah yang dimulai dari rumah tangga. Sampah yang telah dipilah dapat diantar ke tempat penitipan sementara di masing-masing kelurahan, lalu dibawa ke lokasi pengolahan di tingkat kecamatan sebelum akhirnya dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA).
“Di waktu luang, teman-teman bisa mulai memilah sampah di rumah. Ini tanggung jawab kita bersama untuk menciptakan Kota Kupang yang rapi, indah, dan bersih,” tambahnya.
Wali Kota juga menegaskan bahwa pengelolaan sampah adalah bagian dari warisan dan titipan bagi generasi mendatang.
Oleh karena itu, ASN PPPK diharapkan menjadi agen perubahan yang dapat mengajak masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta memanfaatkan sampah organik menjadi kompos atau produk bermanfaat lainnya.
“Melalui peran ASN, kita ingin mengubah pandangan bahwa sampah bukan hanya masalah, tetapi juga bisa menjadi berkah,” pungkas dr. Cristian.
Upaya ini menjadi bagian dari gerakan “Kupang Bersih, Sehat, dan Indah” yang terus digalakkan oleh Pemerintah Kota Kupang sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan hidup dan keberlanjutan masa depan kota.
(gOE)


