Kupang,nwartapedia.com – Dalam upaya menjaga lingkungan dan memperindah Kota Kupang, Wali Kota dr. Christian Widodo mengimbau seluruh masyarakat, jajaran pemerintahan, serta para kerabat untuk mengganti tradisi pemberian karangan bunga dan baliho ucapan selamat dengan pot bunga atau bibit pohon.
Langkah ini diharapkan dapat mengurangi limbah serta mendukung penghijauan kota.
Melalui pesan resminya, Wali Kota menginstruksikan kepada Sekretaris Daerah (Sekda), para Asisten, dan Kepala Dinas (Kadis) agar segera menerbitkan edaran resmi setelah kepulangannya pada 1 Maret 2025. Edaran ini akan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi dalam gerakan penghijauan ini.
“Mari kita ubah kebiasaan. Daripada mengirim baliho atau karangan bunga yang hanya terpakai sementara, lebih baik kita berikan bibit pohon atau pot bunga yang bisa terus tumbuh dan memperindah kota. Dengan cara ini, Kota Kupang akan menjadi lebih hijau dan nyaman untuk kita semua,” ujar dr. Christian Widodo.
Langkah inovatif ini tidak hanya akan mengurangi limbah dari karangan bunga dan baliho berbahan kayu yang sering kali terbuang sia-sia, tetapi juga membawa dampak jangka panjang bagi lingkungan.
Dengan semakin banyaknya bibit pohon yang ditanam, Kota Kupang akan menjadi lebih asri, sejuk, dan nyaman bagi warganya.
Selain itu, gerakan ini juga bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam menerapkan kebijakan ramah lingkungan yang sederhana namun memiliki manfaat besar.
Wali Kota Kupang berharap seluruh masyarakat, termasuk instansi pemerintah, pelaku usaha, dan komunitas, dapat mendukung kebijakan ini.
Dengan mengganti karangan bunga dan baliho dengan bibit pohon, setiap orang bisa turut berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik.
Gerakan ini adalah langkah nyata dalam membangun Kota Kupang yang lebih hijau, lebih bersih, dan lebih berkelanjutan untuk generasi mendatang. (MI)

