Kupang, nwartapedia.com — Di tengah dinamika dunia pendidikan yang terus berkembang, semangat kebersamaan dan nilai kekeluargaan kembali diteguhkan melalui Perayaan Syukur Natal dan Tahun Baru yang digelar Musyawarah Kelompok Kerja Kepala Sekolah (MK3S) SD/MI Kota Kupang.
Perayaan yang berlangsung khidmat pada Kamis pagi, 15 Januari 2025, di Gereja Katolik Paroki Santa Maria Assumpta Kupang ini dihadiri ribuan guru SD dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kota Kupang.
Perayaan syukur yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut menjadi ruang refleksi iman sekaligus penguatan komitmen pelayanan pendidikan dasar. Mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”.
Kegiatan ini menegaskan pentingnya peran keluarga baik di rumah maupun di lingkungan kerja sebagai fondasi utama dalam membangun pendidikan yang humanis dan bermakna.
Dalam homilinya, Romo Rudi Djung Lake mengajak para pendidik untuk memaknai keluarga dan lingkungan kerja sebagai satu kesatuan yang saling menguatkan.
Menurutnya, rumah tangga dan sekolah merupakan ruang pembentukan nilai, tempat keteladanan ditanamkan melalui sikap hidup, perilaku baik, serta pelayanan yang tulus.
“Menjadi guru adalah panggilan hidup. Ketika seorang guru melayani dengan hati, ia akan dikenang dan dihormati seumur hidup. Dari sanalah damai sejahtera itu lahir dan dirasakan banyak orang,” ungkap Romo Rudi.
Ia juga menegaskan bahwa kehadiran Yesus dalam perayaan Natal merupakan tanda keselamatan bagi keluarga yang harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua MK3S SD/MI Kota Kupang, Jhoni A. Higa Huki, dalam sambutannya menyampaikan bahwa perayaan Natal yang rutin digelar setiap tahun bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penting untuk mempererat tali persaudaraan di lingkungan pendidikan dasar Kota Kupang.
Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh kepala sekolah, guru, serta jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang atas kolaborasi dan sinergi yang terus terjalin dengan baik.
“Melalui kebersamaan ini, kita diajak untuk terus bergandengan tangan membangun dunia pendidikan dasar bersama K3S demi masa depan anak-anak Kota Kupang,” ujarnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Ernest Ludji, atas nama Wali Kota Kupang, menekankan pentingnya menjadikan pesan-pesan Natal sebagai pegangan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pendidik.
Ia mengingatkan bahwa sekolah semestinya menjadi “taman keluarga” yang aman, nyaman, dan mendidik, baik bagi peserta didik maupun para guru.
Menurutnya, guru SD dan MI memiliki tanggung jawab yang sama dalam melayani anak bangsa tanpa sekat.
Ia juga mengingatkan agar pemanfaatan teknologi, khususnya telepon genggam, dikelola secara bijak agar tidak berdampak negatif terhadap kehidupan keluarga maupun kinerja pelayanan pendidikan.
“Kita dituntut bekerja secara fokus, bertanggung jawab, dan adaptif. Semua orang hebat lahir dari tangan seorang guru, tetapi tidak semua orang hebat mampu melahirkan seorang guru,” tandasnya.
Ia menegaskan bahwa K3S merupakan wadah independen yang strategis untuk merapatkan barisan dan menjaga mutu pendidikan, meskipun di tengah tantangan pemangkasan anggaran.
Perayaan syukur ini menjadi lebih dari sekadar peringatan Natal dan Tahun Baru. Kegiatan ini menjelma sebagai ruang perjumpaan iman, refleksi, serta penguatan solidaritas antar kepala sekolah dan insan pendidikan dasar SD dan MI di Kota Kupang. Suasana kehangatan yang tercipta mencerminkan semangat persatuan dalam melayani pendidikan dengan hati.
Melalui perayaan ini, keluarga besar MK3S SD/MI Kota Kupang berharap nilai-nilai Natal terus dihidupi dalam setiap praktik pendidikan sepanjang tahun, sehingga mampu melahirkan generasi yang beriman, berkarakter, dan berdaya saing, sejalan dengan semangat pengabdian bagi masyarakat dan dunia pendidikan. (goe)
