Kupang,nwartapedia.com – Duka mendalam menyelimuti warga Kelurahan Bello, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang. Ketua RW 004, Oktovianus Sina, dikabarkan tutup usia pada Jumat petang, 9 Januari 2026, di salah satu rumah sakit swasta di Kota Kupang, setelah berjuang melawan penyakit komplikasi yang dideritanya selama beberapa tahun terakhir.
Kepergian almarhum meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga besar serta seluruh warga RW 004 dan sekitarnya. Semasa hidupnya, Oktovianus Sina dikenal sebagai sosok pemimpin yang sederhana, rendah hati, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap kebutuhan warganya.
Sekretaris Lurah Bello, Denny Paty, mewakili pemerintah kelurahan menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam. Menurutnya, almarhum merupakan figur pemimpin lingkungan yang penuh dedikasi dan selalu mengutamakan kepentingan masyarakat.
“Almarhum sangat bertanggung jawab dalam menjalankan tugasnya sebagai Ketua RW. Ia menjadi penghubung yang baik antara warga dan pemerintah kelurahan,” ujar Denny Paty.
Ungkapan duka juga datang dari Ketua RT 009, Yusuf Koro. Ia mengaku sangat kehilangan sosok pemimpin yang selama ini menjadi panutan dan tempat berdiskusi bagi para ketua RT.
“Bapak Oktovianus Sina adalah pemimpin yang mengayomi. Beliau selalu terbuka, mau mendengar keluhan warga dan para ketua RT, serta cepat mengambil langkah jika ada persoalan di lingkungan,” kata Yusuf Koro dengan nada haru.
Menurut Yusuf, almarhum juga dikenal aktif hadir dalam setiap kegiatan sosial kemasyarakatan, baik dalam suasana sukacita maupun kedukaan warga. Keteladanan dan sikap melayani yang ditunjukkan almarhum akan selalu dikenang oleh masyarakat.
Atas wafatnya Oktovianus Sina, pemerintah Kelurahan Bello bersama seluruh warga mengajak masyarakat untuk mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan penghiburan.
Kepergian Ketua RW 004 ini menjadi kehilangan besar bagi warga Kelurahan Bello, namun semangat pengabdian dan kepeduliannya akan tetap hidup dalam ingatan masyarakat.
(goe)
