Kupang,nwartapedia.com — Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menegaskan pentingnya fokus kerja, kemampuan beradaptasi, serta profesionalisme aparatur sipil negara (ASN) dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikannya saat memimpin apel perdana bersama ASN lingkup Pemerintah Kota Kupang, Senin (5/1/2025), di lapangan apel Kantor Wali Kota Kupang.
Memasuki tahun kerja 2026, Christian Widodo mengingatkan seluruh ASN agar tidak kehilangan fokus di tengah berbagai distraksi, terutama perkembangan teknologi dan penggunaan gawai.
Menurutnya, fokus merupakan kunci utama dalam meningkatkan kinerja birokrasi dan kualitas pelayanan publik.
“Kunci pertama adalah fokus. Kunci kedua adalah adaptasi. Dan kunci ketiga, jangan mudah tersinggung atau terbawa perasaan dengan sesama rekan kerja maupun orang di sekitar kita,” tegasnya di hadapan peserta apel.
Wali Kota menjelaskan, perubahan zaman menuntut ASN untuk mampu beradaptasi, termasuk dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana komunikasi publik.
Ia menilai, kerja keras pemerintah perlu diketahui masyarakat agar tidak menimbulkan persepsi keliru.
“Sekarang ini, kalau kita bekerja dengan baik tetapi publik tidak tahu, orang bisa mengira kita tidak bekerja. Padahal program sudah berjalan dengan sangat baik,” ujarnya.
Karena itu, mulai tahun 2026, Christian Widodo mewajibkan setiap bidang dan perangkat daerah di lingkup Pemkot Kupang memiliki minimal satu akun media sosial resmi yang aktif dan dikelola secara serius.
Akun tersebut diharapkan menjadi media penyampai informasi kinerja dan program pemerintah kepada masyarakat.
“Setiap bidang harus menunjuk satu orang yang relatif muda dan paham teknologi untuk mengelola media sosial, baik Facebook, Instagram, TikTok, maupun kanal lainnya,” jelasnya.
Ia menekankan, kinerja yang baik harus diiringi dengan penyampaian informasi yang tepat agar mudah dipahami publik.
Menurutnya, narasi yang baik akan membuat masyarakat mengetahui dan merasakan kehadiran pemerintah.
“Kerja bagus saja tidak cukup. Kerja bagus harus disampaikan dengan narasi yang baik,” katanya.
Selain fokus dan adaptasi, Wali Kota Kupang juga menyoroti pentingnya kedewasaan emosional dalam lingkungan kerja.
Ia mengingatkan ASN agar tidak mudah sensitif atau baper dalam menghadapi perbedaan pendapat, kritik, maupun teguran.
“Saat bekerja, jangan sensi, jangan baper dengan sesama teman kerja. Kita ini satu tim, dengan tujuan yang sama, yaitu melayani masyarakat,” tegasnya.
Christian Widodo mengungkapkan, dalam beberapa bulan terakhir dirinya menerima sejumlah laporan melalui pesan WhatsApp terkait dinamika kerja di berbagai organisasi perangkat daerah (OPD).
Laporan tersebut umumnya berkaitan dengan persoalan komunikasi internal dan hubungan antarpegawai.
“Banyak hal sebenarnya bisa diselesaikan dengan komunikasi yang baik, tanpa harus dibawa ke perasaan,” ujarnya.
Ia menambahkan, jika setiap persoalan disikapi secara emosional, maka kinerja organisasi akan terganggu dan pada akhirnya masyarakat yang dirugikan.
“Kalau semua baper, pekerjaan tidak akan jalan. Yang dirugikan bukan hanya kita, tetapi masyarakat Kota Kupang,” tandasnya.
Apel perdana ASN ini menjadi momentum awal bagi Pemerintah Kota Kupang untuk menegaskan komitmen membangun birokrasi yang fokus, adaptif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik di sepanjang tahun 2026.
(goe)
