Kupang,nwartapedia.com – Pengamat Ekonomi Politik Nasional, Ferdy Hasiman, menilai kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Kupang sebagai capaian positif yang patut diapresiasi.
Menurutnya, peningkatan tersebut merupakan hasil kerja keras pemerintah kota melalui kebijakan-kebijakan yang terukur dan tepat sasaran.
Ferdy menyebut, dalam 10 bulan terakhir dirinya melihat langsung adanya peningkatan aktivitas ekonomi di Kota Kupang. Konsumsi masyarakat mengalami kenaikan, pusat-pusat keramaian tumbuh signifikan, dan arus mobilitas warga semakin tinggi.
“Ini bukan terjadi secara kebetulan. Dalam 10 bulan terakhir konsumsi di Kota Kupang meningkat, pusat-pusat keramaian naik tajam, dan mobilitas masyarakat sangat tinggi. UMKM juga hidup karena didukung kebijakan-kebijakan pemerintah kota seperti program Seboak,” ujar Ferdy.
Ia menambahkan, kebangkitan UMKM menjadi salah satu faktor penting yang berkontribusi terhadap peningkatan PAD. Kebijakan yang berpihak pada pelaku usaha kecil dinilai berhasil mendorong perputaran ekonomi lokal.
Selain itu, Ferdy menilai Pemerintah Kota Kupang cukup jeli dalam menggali sumber-sumber PAD baru. Sinergi antara pemerintah dan jajaran birokrat kota dinilai berjalan efektif dalam mengoptimalkan potensi pendapatan daerah.
“Pemerintah kota bersama birokrat-birokratnya mampu membaca peluang dan menggali sumber-sumber PAD secara maksimal. Kerja keras ini tentu patut kita apresiasi,” tegasnya.
Lebih lanjut, Ferdy menyoroti bahwa capaian kenaikan PAD tersebut terjadi di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Kondisi ini, menurutnya, menjadi nilai tambah bagi kinerja Pemerintah Kota Kupang.
“Di saat banyak daerah mengalami tekanan akibat efisiensi anggaran, Kota Kupang justru mampu meningkatkan PAD. Ini sangat membantu keuangan daerah dan menunjukkan pengelolaan fiskal yang baik,” pungkas Ferdy. (MI)
