Kupang,nwartapedia.com — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) NTT resmi melepas kontingen Provinsi NTT yang akan berlaga di dua ajang nasional bergengsi, yakni Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVII Tahun 2025 dan Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (PEPARPENAS) XI Tahun 2025 di Jakarta.
Acara pelepasan berlangsung khidmat di Kupang pada Selasa (28/10/2025), dihadiri oleh Gubernur NTT, Wakil Gubernur, Ketua DPRD Provinsi NTT, Plh. Sekda, unsur Forkopimda, pimpinan OPD lingkup Pemprov NTT, serta jajaran KONI NTT dan pengurus cabang olahraga.
Dua Ajang Nasional, Dua Semangat Besar
Dalam laporannya, Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi NTT, Dr. Alfonsus Theodorus, ST., MT., menyampaikan rasa syukur atas penyertaan Tuhan yang memungkinkan terlaksananya kegiatan pelepasan kontingen tersebut.
“Hari ini kita bersyukur dapat bersama-sama melepas para atlet terbaik NTT yang akan membawa nama daerah dalam dua ajang besar: POPNAS XVII dan PEPARPENAS XI tahun 2025 di Jakarta,” ujar Alfonsus.
Ia menjelaskan bahwa POPNAS XVII akan berlangsung pada 1–10 November 2025, sementara PEPARPENAS XI dilaksanakan pada 5–8 November 2025, keduanya terpusat di berbagai venue di Jakarta.
74 Atlet Siap Berlaga di POPNAS XVII
Kontingen NTT untuk POPNAS XVII berjumlah 74 orang, terdiri atas 67 atlet, 22 pelatih, 13 official/manager, serta 5 anggota tim pendukung. Mereka akan berkompetisi di 10 cabang olahraga, yakni:
- Angkat Besi
- Atletik
- Karate
- Pencak Silat
- Senam Artistik
- Sepak Bola
- Taekwondo
- Tinju
- Tenis Meja
- Wushu
Pertandingan akan digelar di berbagai lokasi, antara lain Pusat Pendidikan Olahraga (PPO) Ragunan, GOR POPKI Cibubur, Stadion Tugu, Gelanggang Remaja Jakarta, hingga GOR Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Rawamangun.
Dukungan untuk Atlet Disabilitas di PEPARPENAS XI
Selain POPNAS, NTT juga akan mengirimkan 27 peserta untuk mengikuti PEPARPENAS XI, terdiri dari 11 atlet, 2 pelatih, dan 8 official serta pendamping. Mereka akan bertanding di cabang Para Atletik, yang dilaksanakan di Stadion Atletik Ragunan, Jakarta Selatan, pada 5–8 November 2025.
“Partisipasi atlet disabilitas dalam PEPARPENAS XI menjadi bukti komitmen kita bahwa olahraga adalah untuk semua, tanpa kecuali. Mereka membawa semangat luar biasa untuk menginspirasi kita semua,” kata Alfonsus.
Harapan dan Doa untuk Kontingen NTT
Pada kesempatan tersebut, Alfonsus juga menyampaikan harapan agar seluruh atlet menjaga sportivitas dan disiplin selama mengikuti pertandingan.
“Kami berharap para atlet tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, pantang menyerah, dan memberikan yang terbaik bagi NTT,” pesannya.
Pelepasan kontingen diakhiri dengan doa bersama dan pernyataan resmi oleh Gubernur NTT, yang sekaligus memberikan arahan dan dukungan moril bagi seluruh kontingen.
“Tuhan memberkati langkah para atlet NTT. Selamat berjuang dan harumkan nama daerah di kancah nasional,” tutup Alfonsus. (MI)
