
Kupang,nwartapedia.com — Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menyampaikan dukungan dan apresiasi tinggi terhadap kegiatan peduli sampah yang diselenggarakan oleh Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Minggu, 13 April 2025.
Kegiatan ini dinilai sebagai wujud konkret kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan serta bentuk sinergi lintas sektor dalam menciptakan Kota Kupang yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Wali Kota Kupang dan turut dihadiri oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kota Kupang, Ignasius R. Lega, S.H., Ketua FPK NTT Theo Widodo, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan organisasi kemasyarakatan seperti Kontak Kerukunan Sosial (K2S) dan Ikatan Keluarga Manggarai Raya, perwakilan sponsor, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kupang, serta puluhan relawan yang tergabung dalam gerakan peduli lingkungan.
Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa penanganan sampah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan memerlukan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat.
“Hari ini menjadi bukti nyata bahwa masyarakat Kota Kupang memiliki kepedulian tinggi terhadap isu kebersihan. Saya yakin, dengan kolaborasi yang solid, persoalan sampah di kota ini dapat kita tangani secara tuntas,” ujarnya.
Lebih lanjut, Wali Kota memaparkan bahwa Pemerintah Kota Kupang telah menyusun peta jalan (roadmap) penanganan sampah yang komprehensif, dimulai dari tingkat rumah tangga. Setiap Rukun Tetangga (RT) akan difasilitasi dengan minimal satu unit tempat sampah berukuran besar yang akan diangkut secara rutin.
Sampah kemudian akan diproses di tempat penampungan sementara (TPS) tingkat kelurahan untuk dipilah berdasarkan jenisnya.
“Dengan sistem ini, hanya sekitar 15 persen dari total sampah yang akan dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Selebihnya akan dikelola secara produktif di tingkat kelurahan dan kecamatan,” jelas dr. Widodo.
Rangkaian kegiatan peduli sampah yang digelar mencakup edukasi pengelolaan sampah rumah tangga, pembagian tempat sampah kepada warga, serta kerja bakti massal di sejumlah titik, termasuk di sepanjang jalan dan pesisir Pantai Pasir Panjang hingga area depan Hotel Aston Kupang.
Ketua FPK NTT, Ir. Theo Widodo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kontribusi nyata pihaknya sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat semangat pembauran kebangsaan.
“Sebagai bentuk dukungan, FPK NTT menyerahkan 150 unit bak sampah kepada Pemerintah Kota Kupang. Ini merupakan langkah awal kami dalam mendukung penguatan sistem pengelolaan sampah di wilayah ini,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan sertifikat penghargaan kepada para sponsor dan pihak-pihak yang telah berkontribusi terhadap suksesnya pelaksanaan aksi peduli sampah tersebut. ***

