Kupang,mwartapedia.com – Desa Hokor, Kecamatan Bola, Kabupaten Sikka melakukan kegiatan panen perdana tanaman Holtikultura berupa tanaman tomat sebanyak 200 Kg lebih di dua lokasi perkebunan.
Kegiatan tersebut diawali dengan seremonial yang di hadiri oleh Camat Bola, Polikarpus Manase, pendamping desa, PPL, PJ kepala desa Hokor, BPD Desa Hokor, tokoh masyarakat serta kelompok petani delapan-delapan dan jati Roto di kebun Holtikultura yang beralamat di Dusun Pomat Desa Hokor, Kamis, 19 Mei 2022.
Camat Bola, Polikarpus Manase Mana merasa bangga karena dari enam desa yang ada di Kecamatan Bola, Desa Hokor merupakan desa pertama yang melakukan kegiatan panen perdana dengan sistim pertanian modern.
“Saya bangga, saya bisa disini. Di tempat ini ada sesuatu yg istimewa. Dari enam desa yang ada di Bola, hanya di Desa Hokor yang telah menunjukkan akan adanya pemberdayaan. Ini menjadi sebuah kekuatan baru, walaupun kita terbelakang namun kita jadi pertama,” katanya.
Ketua Kelompok Tani Delapan-Delapan, Yosep Hartono menyampaikan terima kasih atas kunjungan Camat Bola ke lokasi kebun Holtikultura. Ia menjelaskan untuk tahap pertama, di kebun kelompoknya menanam 1500 pohon tomat dan 3500 pohon Lombok.
Hartono melanjutkan, namun yang menjadi kendala kelompoknya selama ini yaitu ketersediaan pupuk.
“Saya sangat berterima kasih karena ini hari kami di kunjungi oleh Bapak Camat Bola. Saat ini kami ada tanam tomat 1500 pohon dan lombok 3500 pohon. Namun saat ini kami mengalami kendala ketersediaan pupuk,” katanya.
Ia menjelaskan untuk pemasaran di panen tahap pertama ini hanya melakukan pemasaran di Desa Hokor saja. Selanjutnya akan melakukan pemasaran di luar Desa Hokor. ia juga mengharapkan, di tahap selanjutnya akan bekerja sama dengan Bumdes Desa Hokor untuk melakukan pemasaran hasil pertaniannya.
“Untuk panen pertama ini, kita hanya melayani di desa Hokor saja. Harapan kami untuk di tahap selanjutnya, kami akan lakukan kerja sama dengan Bumdes untuk melakukan pemasaran,” jelasnya.
Pj Kepala Desa Hokor, Alexius Frans Efendim menyampaikan kegiatan holtikultura tersebut merupakan kegiatan yang di anggarkan oleh pemerintah desa Hokor tahun 2021 dengan besaran 170 juta.
Ia mengharapkan dengan adanya kegiatan panen perdana ini, kegiatan ini harus tetap dijalankan. Kelompok yang sudah terbentuk juga diharapkan bisa menjadi motifator dan fasilitator bagi kelompok-kelompok lain.
” Saya harap kita harus bertahan. Yang Paling penting adalah implementasi lanjutan. Kita ingin kegiatan ini berkelanjutan dan kedepan kelompok ini jadi fasilitator. Karena hasilnya dari kedua kelompok ini sangat luar biasa. Jelasnya.
Sementara Ketua BPD desa Hokor, Galdinus Mesak mengapresiasi kegiatan tersebut. Karena menurutnya kegiatan tersebut awalnya di ragukan. Namun hasilnya sangat memuskan.
“Kita hari ini lakukan kegiatan panen perdana. Momen ini sangat membanggakan kami orang hokor bahwa kami bisa karena awalnya kami ragu. Dan ini jadi pelajaran buat kita. Kerena hal yang kita rencanakan dengan baik akan berbuah baik juga,” katanya.
Pendamping Desa, Yosef Filemon mengharapkan kegiatan holtikultura ini terus berlanjut. Namun kedepan perlu di perhatikan kegiatan lanjutan paskah panen.
“Kami merasa bahwa apa yg kita lakukan hari ini sangat baik dan saya harap jangan berhenti di sini saja. Kita juga perlu perhatikan kegiatan persiapan paskah panen. Misalnya Pelatihan pembuatan saus tomat. Kita bisa adaakan pelatihan pembuatan saus tomat,”ungkapnya. (YY/MI)



