Lewoleba, mwartapedia.com – Anggota DPRD Kabupaten Lembata, dari Partai PDI Perjuangan (PDIP) GR sapaan akrabnya di Grebek oleh suami NN yang melakukan perbuatan tercelah di Dalam Kamar mandi, Kamis (25/11/2021) Pukul 01.00 malam.
Informasi yang dihimpun media diGFB Bicara Lembata New yang di publikasi oleh warganet dugaan perbuatan Amoral itu melibatkan Oknum anggota DPRD dengan istri orang. perbuatan mesum itu kepergok oleh DW suami NN, saat itu NN yang sedang asyik memadu kasih bersama Oknum DPRD itu di dalam Kamar Mandi milik NN
Sementara itu DW kepada media ini menjelaskan, pada Rabu (24/11/2021) malam sekitar pukul 24.00, dirinya pulang dari melayat orang meninggal di Rayuan Kelapa, Saat itu, istrinya, NN menelepon mengatakan, bahwa hatinya kurang tenang, mungkin karena mamanya sedang sakit dan minta suaminya ke rumah mamanya. Namun sesampainya di rumah, DW melihat mamanya sedang menonton tv dan tidak ada apa-apa. Setelah memanggil beberapa kali dan tidak ada jawaban, DW akhirnya kembali ke rumah.
Sesampainya di rumah, DW melihat lampu di dalam rumah masih dalam keadaan menyala. DW lalu dibukakan pintu oleh anaknya. Setelah masuk rumah, DW masih duduk bersama NN istrinya. Istrinya mengeluh sakit perut.
“Saya tanya perut sakit kenapa maka. Istri bilang tadi makan telur nona masak pake Lombok banyak jadi buat perut sakit,” Jelas DW
Setelah itu, istrinya pamit ke kamar mandi untuk buang air besar karena perutnya terus terasa sakit. Saat istrinya ke kamar mandi, DW juga mengantuk dan hendak tidur. Akan tetapi, setelah beberapa saat istrinya tak kunjung kembali dari kamar mandi, DW pun mulai berfirasat kurang enak. Akhirnya DW memutuskan untuk keluar dan memanggil istrinya. Saat itu istrinya mengaku perutnya masih sakit.
Karena terlalu lama, DW pun mulai curiga. Apalagi, posisi kaki istrinya tidak seperti biasa seperti orang sedang BAB. Karena Toilet yang digunakan jongkok, namun posisi kaki istrinya seperti orang lagi berdiri.
“Kebetulan kamar mandi pintunya menggunakan seng dan ada jarak dengan tanah sehingga ia bisa melihat posisi kaki istrinya. DW juga sempat mendengar suara seperti percakapan di dalam kamar mandi. Sehingga DW semakin curiga. Apalagi, DW juga melihat ada kaki lain di dalam kamar mandi selain kaki istrinya
Hampir kurang lebih 30 menit, istrinya keluar, dan saat keluar NN sempat mengatakan kepada lelaki di dalam Kamar mandi. Nanti kau tanggung jawab dengan suami saya,” kata suaminya NN menirukan istrinya.
Sesaat NN keluar, DW langsung mendobrak masuk ke dalam kamar mandi dan mendapati Oknum DPRD Lembata itu di dalam dan langsung menghajarnya. DW sempat membanting tubuh anggota dewan yang vokal di DPRD ini ke dinding kamar WC. saat DW menunduk hendak mengambil besi yang menutupi selang air, kesempatan Oknum DPRD Lembata alias GR itu untuk meloloskan diri dari gebukan suami NN.
Setelah itu DW langsung mengambil sebilah Parang (Kelewang) dan mengejar GR, Tapi sayangnya DW tidak menjumpai anggota dewan yang selama ini berpenampilan pakai anting.
Karena emosi, DW lalu mengejar langsung ke rumah orangtua GR dan berteriak mencaci maki anggota DPRD ini di rumah orangtuanya.
Tak puas, DW lalu menuju ke rumah GR dan mencaci makinya di sana. DW juga berteriak memanggil istri oknum DPRD lembata dan menyampaikan kejengkelannya. DW juga sempat memukul kaca spion mobil Gabriel yang diparkir di halaman rumah.
Setelah itu, DW kembali ke rumah. DW menanyakan istrinya dan karena emosi DW memukul istrinya. DW baru berhenti memukul istrinya setelah anak kedua dan ketiga memeluknya sambil menangis.
Sementara itu Ketua DPD PDIP dan juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lembata, Fransiskus Gewura saat di konfimasi media ini melalui pesan WhatsApp mengatakan, bahwa jikalau GR yang diberitakan benar maka akan ditindak sesuai aturan partai.
Lanjut Gewura menjelaskan, bahwa sesuai aturan partai sebagaimana ada didalam AD/ART Partai sudah jelas, mulai dari teguran tertulis sampai dengan pemberhentian dari kepengurusan partai dan keanggotan partai fraksi.
Sementara itu, GR sapaan akrabnya yang dihubungi media ini lewat pesan WhatsApp belum bersedia memberikan penjelasan dengan alasan ia masih butuh waktu untuk menenangkan diri, menyesali diri, dan menyiapkan diri untuk menghadapi permasalahan ini.
“Maaf bapak, saya butuh waktu untuk tenangkan diri, menyesali diri, menyiapkan diri untuk hadapi masalah ini. Makasi banyak sudah mau berkomunikasi bapak,” tulis GR melalui pesan WhatsApp.(Van/MI)
