Maumere, nwartapedia.com – Kepedulian terhadap kampung halaman terus ditunjukkan oleh warga Desa Kolisia B yang berada di berbagai daerah perantauan.
Melalui kelompok Solidaritas Perantauan Anak Desa Kolisia B, sebanyak 27 anggota berhasil menghimpun dana sebesar Rp8.000.000 untuk membantu pembangunan Gereja St. Theodorus Kolisia Nawuteu di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.
Penggalangan dana dilakukan selama dua bulan, yakni sejak April hingga Mei 2026. Gerakan sosial ini diprakarsai oleh Yohanes Severinus Padeng (Jefri) sebagai Ketua dan Maria Renalti Dua Monika (Nalti) sebagai Bendahara.
Menurut Jefri, pembentukan kelompok solidaritas tersebut dilandasi oleh keinginan untuk memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan kampung halaman, khususnya dalam mendukung penyelesaian pembangunan gereja yang menjadi pusat kegiatan rohani umat.
“Kami ingin menunjukkan bahwa meskipun berada jauh dari kampung halaman, kami tetap memiliki tanggung jawab moral untuk ikut mendukung pembangunan desa, terutama pembangunan gereja yang menjadi kebutuhan bersama umat,” ungkap Jefri.
Ia mengapresiasi seluruh anggota kelompok yang telah menyisihkan sebagian penghasilannya untuk mendukung gerakan tersebut.
Menurutnya, semangat kebersamaan dan kepedulian yang ditunjukkan para perantau menjadi modal penting untuk membangun desa secara berkelanjutan.
Jefri berharap gerakan solidaritas yang telah dibangun dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi generasi muda Desa Kolisia B yang berada di berbagai daerah.
“Kami berharap kebersamaan ini tidak berhenti sampai di sini. Semoga semakin banyak warga perantauan yang tergerak untuk ikut ambil bagian dalam berbagai kegiatan sosial demi kemajuan kampung halaman,” katanya.
Kelompok Solidaritas Perantauan Anak Desa Kolisia B juga mendapat dukungan dari tiga tokoh perantau yang dipercaya sebagai penasihat, yakni Om Gus, Om Frans, dan Om Sebas.
Ketiganya berperan memberikan motivasi dan arahan agar semangat kebersamaan tetap terjaga.
Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung kepada pengurus Gereja St. Theodorus Kolisia Nawuteu dan disaksikan oleh tokoh masyarakat, umat, serta warga setempat.
Suasana penuh keakraban dan rasa syukur mewarnai kegiatan tersebut.
Pengurus gereja menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan para perantau.
Bantuan yang diterima akan digunakan untuk mendukung kebutuhan pembangunan gereja sehingga proses pengerjaan dapat berjalan lebih optimal.
Aksi sosial ini menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan dan kecintaan terhadap tanah kelahiran tetap hidup di hati para perantau Desa Kolisia B.
Melalui kebersamaan dan gotong royong, mereka terus berupaya memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan kemajuan kampung halaman. **
