Kupang, nwartapedia.com – Ketua Umum KADIN Nusa Tenggara Timur, Bobby Lianto, melakukan kunjungan bisnis ke Paris, Prancis, sebagai bagian dari upaya memperluas akses pasar internasional bagi produk-produk unggulan asal NTT.
Bobby Lianto tiba di Paris pada Kamis pagi sekitar pukul 06.00 waktu setempat menggunakan penerbangan Air France AF 257. Setibanya di ibu kota Prancis tersebut, ia langsung menjalani sejumlah agenda penting terkait promosi produk lokal NTT ke pasar Eropa.
Kunjungan pertamanya dilakukan ke Kedutaan Besar Republik Indonesia di Paris yang berlokasi di Rue Cortambert, Paris. Dalam pertemuan tersebut, Bobby diterima langsung oleh Atase Perdagangan KBRI Paris, Harry Putranto.
Dalam diskusi itu, Harry Putranto menjelaskan bahwa pasar Eropa memiliki standar dan regulasi yang sangat ketat terhadap produk impor, termasuk proses verifikasi kualitas, sertifikasi, hingga survei produk sebelum dapat dipasarkan secara luas.
Meski demikian, ia menilai peluang produk Indonesia untuk berkembang di Eropa tetap terbuka lebar apabila mampu memenuhi standar yang ditetapkan. Produk yang berhasil masuk bahkan berpotensi bertahan dalam jangka panjang di pasar internasional.
Menanggapi hal tersebut, Bobby Lianto menyampaikan bahwa pasar Eropa merupakan peluang besar bagi produk-produk asal Indonesia, khususnya dari NTT. Namun tantangan utama yang dihadapi pelaku UMKM adalah tingginya biaya pengiriman serta ketatnya persyaratan pasar Eropa yang sulit dipenuhi sebagian pelaku usaha kecil.
“Kalau sebuah produk sudah bisa masuk Paris, maka peluang menembus pasar Eropa Barat dan Eropa Timur akan semakin terbuka,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, Bobby Lianto turut didampingi Yuliana Nesia Angelina serta diaspora asal Kupang, Novy Adoe, yang telah lebih dari dua dekade menetap di Paris bersama suaminya, Olivier Richer.
Selain membangun jaringan dagang, Bobby juga membawa sejumlah produk unggulan asal NTT, salah satunya Ghaura Coklat. Produk tersebut memiliki sejarah penting karena biji kakao asal Desa Ghaura, Pulau Sumba, pernah mengharumkan nama Indonesia di ajang dunia.
Pada tahun 2015, kakao Ghaura dari perkebunan PT Timor Mitra Niaga milik Hengky Lianto berhasil membawa Indonesia meraih penghargaan internasional dalam ajang International Cocoa Awards.
Kesuksesan tersebut kemudian mendorong Bobby Lianto bersama Leimena mendirikan pabrik coklat pertama di NTT pada tahun 2019 dengan nama Ghaura Coklat. Produk tersebut diproduksi di Kota Kupang dan pertama kali diperkenalkan pada ajang Salon du Chocolat Paris 2019.
Kini, Ghaura Coklat terus berkembang dengan berbagai varian produk dan jaringan distribusi yang telah menjangkau Kupang, Labuan Bajo, Bali, Australia, Singapura hingga pasar Eropa.
Dalam agenda lainnya di Paris, Bobby Lianto juga mengunjungi La Maison De L’Indonésie, sebuah butik khusus produk Indonesia yang berlokasi di Rue Jean Zay, Paris.
Di tempat tersebut, Bobby bertemu diaspora Indonesia, Eka Moncarre, yang memasarkan berbagai produk khas Indonesia seperti kopi, coklat, teh, rempah-rempah, hingga makanan tradisional.
Melalui kunjungan itu, Ghaura Coklat juga dipastikan akan menjadi salah satu produk Indonesia yang tersedia di La Maison De L’Indonésie sebagai bagian dari promosi produk lokal NTT di pasar internasional.
