Kupang, nwartapedia.com – Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis, bersama Ketua TP PKK Kota Kupang, dr. Widya Cahya, membuka secara resmi kegiatan Peken Jasindo di Taman Nostalgia, Sabtu (2/5/2026).
Kegiatan bertema “Katong Baku Dukung, Katong Baku Sayang” itu menjadi ajang pemberdayaan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Kupang.
Dalam sambutannya, Serena Francis mengatakan tema yang diangkat mencerminkan semangat gotong royong dan kebersamaan masyarakat Kupang. Menurutnya, kekuatan kota ini terletak pada solidaritas warganya.
Ia menambahkan, momentum Peken Jasindo yang bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional menjadi bukti bahwa proses belajar tidak hanya terjadi di sekolah, tetapi juga melalui ruang publik, aktivitas ekonomi, dan interaksi sosial masyarakat.
Sejak pagi, kawasan Taman Nostalgia dipadati warga yang menikmati beragam kegiatan, mulai dari bazar UMKM, turnamen basket 3 lawan 3, talkshow pengembangan usaha, literasi asuransi, workshop tenun, hingga promosi pangan lokal.
Pada malam hari, pengunjung juga disuguhi pertunjukan seni budaya, penampilan kelompok difabel, tarian daerah, serta paduan suara.
Serena Francis menilai kegiatan tersebut menjadi ruang strategis bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang dan memperluas pasar. Ia mencontohkan keberhasilan program Saboak atau Sunday Market Buat Orang Kupang yang telah menghadirkan perputaran ekonomi besar sejak diluncurkan pada 2025.
“Dulu kawasan ini kurang dimanfaatkan, sekarang menjadi pusat aktivitas ekonomi dan ruang publik yang ramai,” ujarnya.
Selain itu, ia mengapresiasi konsep pasar tanpa plastik yang diterapkan panitia sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Sementara itu, Pimpinan Jasindo Kupang, Jerry Simamora, mengatakan Peken Jasindo dirancang sebagai ruang kolaborasi masyarakat untuk bertransaksi, belajar, dan berkembang bersama.
Menurutnya, UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi daerah, sehingga kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal.
Selain bazar UMKM, masyarakat juga mendapat akses berbagai layanan gratis seperti pemeriksaan kesehatan, pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), perpanjangan SIM, hingga pembayaran pajak.
Panitia juga menghadirkan program sosial berupa workshop bagi penyandang disabilitas, layanan Posyandu, edukasi kesehatan, bantuan sarana usaha, dukungan pendidikan, serta pembagian paket sembako.
Jerry Simamora menambahkan, Kupang menjadi kota kedua penyelenggara Peken Jasindo di Indonesia setelah sebelumnya digelar di Keraton Solo. (MI)
